Showing posts with label Tentangku. Show all posts
Showing posts with label Tentangku. Show all posts

Tuesday, February 5, 2013

Boneka yang Kurajut dengan Cinta


Aku sudah mengenal dunia rajut merajut sejak kelas 1 SMP. Saat itu kurikulum ketrampilan di sekolahku salah satunya adalah merajut. Kalau kata guruku dulu, aku cukup berbakat di bidang ini. Terbukti hasil rajutanku laku keras di bazar yang diadakan pihak sekolah. Kala itu aku membuat taplak berbagai jenis dan ukuran. Senang rasanya hasil karya kita digemari banyak orang. Terlebih untuk ukuran seorang anak SMP, merajut bukanlah pekerjaan yang mudah. Tentu saja aku bangga, punya ketrampilan yang tidak semua orang bisa.

Seiring berjalannya waktu, aku semakin disibukkan oleh banyak kegiatan, sehingga merajut mulai kulupakan. Namun belasan tahun kemudian secara tak sengaja, aku mulai merajut lagi. Saat aku lihat benang rajut yang dipajang di etalase gramedia, tiba-tiba aku ingat, "oh iya, aku pernah bisa merajut. Gimana kalau aku coba lagi". Penasaran apakah talentku masih ada atau sudah hilang, akhirnya aku beli satu gulung benang rajut dan hakken. Dan mulailah dengan pemanasan melemaskan jari-jariku. Aku merajut lagi.

Ada keasyikan tersendiri saat merajut. Sungguh aku merasa terhibur. Bagiku merajut itu sebuah proses yang ajaib. Bagaimana tidak, dari sehelai benang, bisa menjadi berbagai bentuk dan produk yang indah. Dan yang diperlukan hanyalah ketelaten.

Satu per satu aku mulai membuat tempat hp, dompet, tas, dan boneka rajut. Dan yang terakhir inilah yang menjadi spesialisku saat ini. Kenapa aku memilih boneka rajut? Itu karena kecintaanku pada dunia anak. Anak-anakku yang awalnya memintaku membuat boneka. Padahal aku belum pernah membuat sama sekali. Jadi secara otodidak aku mencoba membuatnya. Dan alhamdulillah anak-anak sangat menyukai hasilnya. Sejak saat itu aku mulai membuat boneka dengan berbagai karakter, dan aku design sendiri polanya. Tidak mudah memang, karena itu membutuhkan daya imaginasi yang tinggi. Tapi semua itu membuatku senang saat melihat hasilnya yang memuaskan.


Ternyata boneka rajutku tak hanya disukai anak-anakku. Banyak temanku tertarik dengan hasil karyaku ini. Beberapa temanku mulai banyak yang pesan. Ada pula yang meminta karakter yang beda. Dan berkat ide mereka karakter boneka yang aku buat terus berkembang. Banyak pula yang meminta dibuatkan boneka dengan karakter tokoh kartun favorit mereka.

Kini penggemar boneka rajutku bukan hanya dari kalangan anak-anak saja. Tapi juga remaja dan orang dewasa, laki-laki maupun wanita. Bisa dibilang boneka rajutku ini boneka untuk segala usia dan gender. Bahagia rasanya melihat binar mata para pelanggan saat melihat boneka pesanan mereka sudah jadi. "Waah lucunya..", "waah manis banget..", "wow baguuus..", "Mau pesan lagi dong..", begitu komentar mereka.


Tapi walaupun banyak yang menggemari, aku belum berani mempromosikan lebih jauh. Paling cuma upload foto di facebook saja. Kenapa? Karena semuanya aku kerjakan seorang diri. Dan untuk mengerjakannya waktunya sempit, sebab aku ini pekerja kantoran yang waktu kerjanya cukup ketat. Biasanya aku mengerjakan saat istirahat di kantor atau saat sudah pulang kantor, dan saat weekend saja. Aku takut kalau kebanyakan yang pesan aku kewalahan, dan hasilnya tidak memuaskan. Bukan sombong atau nolak rejeki, tapi karena aku cukup tahu diri dengan kondisiku, tak ingin mengecewakan penggemar.. Hehe..

Sebenarnya aku ingin lebih serius di bidang ini. Semoga suatu saat bisa. Dan semua harus dipersiapkan dengan baik dan matang, terutama untuk tenaga perajutnya. Untuk membuat usaha ini lebih berkembang rasanya tak mungkin kalau semua aku kerjakan sendiri, Nah untuk saat ini sementara aku memajang karyaku di facebook. Boneka rajutku ini aku beri label "Cova Amigurumi". Cova adalah namaku, dan amigurumi artinya seni merajut boneka. Foto-foto di atas adalah beberapa contoh boneka rajutku. Kalau ingin melihat secara lengkap bisa kunjungi pagenya di www.facebook.com/CovaAmigurumi. Monggo silahkan dilihat-lihat dan di-like. Eh, malah promosi.. Hihihi.. Kalau mau pesan juga boleh, tapi harus sabar ya� ^^




*Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway 3 Tahun Ladaka Handicraft*




*dan dalam rangka memeriahkan gerakan #7HariMenulis*

Tuesday, October 2, 2012

Girly ala Cova

Setelah belasan tahun tak pernah pakai rok saat ke kantor, hari ini aku mulai ber-rok lagi. Sebenarnya ini bukan karena kesengajaan, tapi karena terpaksa alias kepepet. Kemeja seragam kantorku terasa sempit di pinggang, jadi kalau dipadankan dengan celana tampak tak sedap dipandang mata. Makanya kuputuskan memakai rok saja, biar terlihat lebih santun, dan nyaman dilihat orang.

Padahal bagiku memakai rok tuh ribet, nggak bisa bergerak bebas seperti saat aku memakai celana. Dan mau tak mau cara bersikap dan berjalan mesti dijaga agar terkesan feminin. Jangan sampai udah pakai rok tapi gayanya tetep mirip bodyguard. Jadi hari ini aku merubah penampilanku jadi girly, lengkap dengan sepatu highheels dan korsase bunga besar tersemat di jilbabku.

Pas sampai di kantor, sepertinya aku cukup menarik perhatian. Seorang teman melihatku dan berkata "Manis sekali loh.. Coba dari kemarin-kemarin kamu pakai rok.. Cantik kan.." Ah senang dong dapat pujian. Sampai di ruanganku teman seniorku berkata "Wow, Cova pakai rok nih.. Jadi mirip pegawai bank loh.." Aah, jadi tambah seneng, soalnya pegawai bank kan cantik-cantik. Terus dapat komentar dari teman ku yang lain "Wah Cova jadi kek pramugari.." Ahay.. Jadi mbayangin pramugari cantik yang pakai rok panjang tapi belahannya tinggi.. hehe.. Tapi rokku ini tanpa belahan kok :D

Mendapat respon yang positif tentu saja aku jadi agak ge er.. Hehe.. Kemudian iseng aku coba singgah ke ruangan lain, mau tau respon temanku yang lain *berharap dapat pujian :D. Nah seperti dugaanku, penampilan baruku cukup memaksa orang berkomentar. "Cov, lo kenapa? Tahu-tahu pakai rok gitu.." Tanya temanku heran. "Lah emang salah klo pake rok?!" Balasku. "Nggak pantes aja tauu.. Lo tomboi gitu, pake rok.. ". Jiaaah.. Gagal deh dapat pujian. Tak berapa lama.. "Ciee.. Ada yang pakai rok.. Akhirnya lo insaf juga Cov.. Dah dapat hidayah rupanya..". Walah ini malah ngece. Okelah, aku emang tomboi,cuek,  nggak bisa dandan, jauh dari kesan feminin, tapi aku ini wanita sejati loh. Sekali-sekali nggak papa dong tampil girly.

Padahal di kantorku ini, banyak loh ibu-ibu yang pakai rok. Tapi kenapa hanya aku yang dikomen macam-macam. Mungkin karena tampilanku yang tidak seperti biasanya. Sebuah perubahan memang mengundang banyak respon dari orang lain, bisa positif, bisa negatif. Itu wajar saja. Dan kita harus siap akan itu. Asal perubahan itu baik dan membuat kita nyaman, serta tak merugikan orang, kenapa tidak? Orang lain tentu lama-lama akan terbiasa juga.

Tapi untuk kasusku ini walaupun komentar orang banyak yang positif, dan sepertinya aku tampak lebih cantik,  namun sebenarnya aku kurang nyaman memakai rok.  Istilahnya �not me� lah. Jadi aku tetap kembali ke kostum favoritku, kemeja dan celana panjang. Pakai rok sekali-sekali saja,  sekedar variasi, biar hidup nggak monoton.. Halah..

Ada yang penasaran pengen tahu penampilanku dengan rok? Tapi sayang penampilanku hari ini nggak sempat diabadikan. Jadi pakai foto yang lain aja ya. Seperti yang ini, aku dengan kostum kemeja putih dan rok abu-abu... Alias seragam SMA.. Masih pantes kan? Haha�


aku dan adikku dalam berbagai gaya.. haiyah :D
NB. Foto diambil karena paksaan seorang adik kepada kakaknya. Sebut saja ini sebagai �sister challenge�. Dan dengan sukses sang adik mempermalukan kakaknya, saat sang kakak harus berpose ala ABG alay.. *tutup muka*

Thursday, September 27, 2012

Happy Wedding Anniversary

Happy 10th Wedding Anniversary!!
Iya, tepatnya besok tanggal 29 September 2012, kami merayakan ulang tahun pernikahan yang ke 10. Wah udah lama juga ya. Nggak terasa udah selama itu aku menyandang status sebagai Mrs. Andi Sulistyo. Rasanya masih kaya� dulu aja, jaman masih pacaran.. ciee.. Padahal anak udah 2.. hihi.. 


Sebenarnya aku ingin menulis yang bernuansa romantis dalam rangka hari jadi pernikahan kami ini, tapi nggak tahu kenapa, rasanya aku ini nggak bisa nulis yang berbau cinta-cintaan. Apalagi suasana tidak mendukung. Maklumlah aku menulis di kantor, dan saat ini ruanganku lagi berantakan dan berisik banget karena lagi diberesi. Sungguh suasananya nggak nyambung banget buat menulis bertema cinta. Ya sudah, daripada dipaksain malah jadinya lebay kaya� anak-anak ABG alay jaman sekarang.  Ciyuuus? Miapah? #halah.. hehe.. Maka aku merayakannya dengan sentuhan yang beda. 


Kebetulan  beberapa hari yang lalu aku tiba-tiba ingat postingan Jeng Mayya on Morning Raindrops yang berjudul Free Digiscrapbook Design, yang launching pada bulan Mei yang lalu. Waktu itu aku sempat request digiscrapbook design tersebut, dan sudah aku posting di sini. Hasilnya bagus banget loh. Nah, kali ini aku kembali bikin repot Jeng Mayya yang baik hati ini, dengan request membuatkan digiscrapbook design untuk foto romantisku bersama suami.. uhuk! :D. Dan inilah hasilnya.. Manis sekali ya.. Dan kesan romantisnya sangat terasa.. ihiiirrr.. 



Ternyata ungkapan yang mengatakan �cinta tak harus diungkapkan dengan kata-kata� itu ada benarnya juga. Karena cinta bisa diungkapkan lewat digiscrapbook.. ^^

Makasih banyak ya Jeng Mayya� *kecup basah* :D.



 
 
Tulisan ini merupakan apresiasi terhadap program Desain Digiscrapbook Gratis oleh Mayya"

Tuesday, September 11, 2012

Satu Tahun Runaway Diary


�Ledakkan idemu agar kepalamu nggak meledak� � Gol A Gong

Alhamdulillah.. Tak terasa sudah setahun blogku "Runaway Diary" beredar di dunia maya, ikut meramaikan kancah perbloggeran dunia. Selama setahun ini telah terposting sebanyak 72 tulisan, dengan jumlah pageviews mencapai 34.804, dan jumlah follower sebanyak 158. Tentu ini suatu prestasi besar bagiku yang sebelumnya tak punya pengetahuan sama sekali tentang dunia blog, dan tak punya hasrat untuk menulis. Dulu aku merasa diriku ini tak punya bakat dalam bidang menulis. Terbukti dengan nilai mata pelajaran menulis semasa sekolahku dulu yang pas-pasan. Aku lebih senang membaca tulisan orang lain, ketimbang menulis sendiri. Dan aku berpikir, menulis bukanlah bidangku.

Hingga suatu ketika aku dihadapkan pada suatu situasi dimana sahabat, teman, dan orang-orang terdekatku  menjauhiku. Aku kehilangan tempat berbagi ide, pengalaman, dan cerita. Semakin hari semakin menumpuk file-file di otakku, tapi aku tak tahu kepada siapa aku harus berbagi. Saat itu aku merasa tak ada seorangpun yang mau mendengarkanku. Akhirnya jalan yang kutempuh adalah dengan menuliskannya. Tujuanku menulis pada awalnya bukan untuk dibaca orang lain, tapi untuk menyalurkan isi otakku. Seperti kata-kata om Gol A Gong "Ledakkan idemu, agar kepalamu nggak meledak". Kira-kira seperti itulah yang kurasakan. Maka kuledakkan ide-ideku dalam sebuah tulisan.

Tulisan awalku adalah tentang perjalanan yang bagiku cukup fenomenal ke Bali. Sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Kutuliskan dengan sederhana, kuanggap aku sedang bercerita pada seorang sahabat. Dan berharap dia bisa ikut merasakan apa yang kurasakan. Lalu setelah aku tulis, apa yang aku lakukan dengan tulisanku ini? Hanya disimpan? Ah tidak, aku tetap membutuhkan seseorang untuk membacanya. Maka kuputuskan untuk mengirimnya via email kepada teman dekatku yang tinggal di luar kota yang memang sangat penasaran dengan Bali. Tak berapa lama, aku mendapatkan balasan. Dia bilang "Wah aku suka tulisanmu. Tulisanmu bagus loh. Semua mengalir, seolah aku dibawa langsung kesana. Aku tunggu ceritamu lagi yaa..". Ada rasa aneh saat membaca pujiannya. Aku yang tidak berbakat menulis ini ternyata bisa menyenangkan orang lain melalui sebuah tulisan. Itulah proses awal aku mulai menyadari bahwa meledakkan ide dalam sebuah tulisan, bukan hanya merefresh otak dan melegakan pikiran, tapi juga bisa bermanfaat dan menyenangkan orang lain. Dari situlah aku mulai berpikir untuk membuat sebuah blog, agar tulisanku selanjutnya bisa lebih terorganisir. Dan melalui blog, ledakan ideku tidak  hanya �didengar� oleh lingkungan tertentu saja, tapi bisa mencakup segala penjuru dan segala kalangan. Karena dunia internet dan dunia blogger tak terbatas.

Melalui blog pula aku bisa mendapatkan teman-teman baru, baik di dunia maya maupun nyata. Dengan nge-blog aku bukan hanya belajar menulis, tapi juga seni yang lain. Seperti mendesign tampilannya agar lebih nyaman dikunjungi. Juga bagaimana berinteraksi dengan para pengunjung, agar mereka merasa diterima saat berkunjung di rumah mayaku ini. Blogku ini terbuka untuk siapa saja, dan siap menerima segala komentar, pujian, kritikan bahkan cacian. Aku terima semuanya sebagai sebuah pembelajaran.

Aku sangat berterima kasih kepada teman-teman blogger semua yang membantu proses belajarku ini. Banyak ilmu, ide, dan masukan yang penting bagi perkembangan blog-ku ini. Juga kepada para �admirers�, �silent readers ��n haters�.. terima kasih telah membuat Runaway Diary ini ada. Dan karena kalian pula Runaway Diary tetap ada sampai sekarang, dan tetap konsisten menelurkan postingan.
Itulah sekilas tentang lahirnya Runaway Diary, blog kebanggaanku ini. Semoga kedepannya aku bisa menghadirkan postingan-postingan yang lebih bermutu, bermanfaat dan menghibur para pembaca sekalian. Happy Blogging ^^

Note: Maaf ya.. sudah berhari-hari blog ini sepi. Maklumlah pemiliknya lagi banyak tugas negara.. hehe.. Jadi berhari-hari pula nggak buka komputer �n nggak sempet posting..

Tuesday, August 28, 2012

Inilah Kampungku


Demi apa aku harus kembali ke Jakarta? Sedang di kampungku ini aku tak kekurangan apa-apa. Hidup sederhana cukuplah bagiku. Tak punya apa-apa tapi banyak cinta.. *meminjam lirik lagunya Slank. Cinta dari orang tua dan saudara-saudara. Juga cinta dari alamnya yang indah, yang dengan murah hati memanjakan mata setiap penikmatnya. Tak seorangpun yang sanggup menolak pesona sawah yang membentang luas menghijau dengan semburat warna kuning, yang terhampar luas di kaki gunung yang menjulang. Bagaikan lukisan alam, dan Allah-lah sang Maha Maestro. 

pemandangan gunung sumbing
sawah yang subur
Tak seorangpun yang tak berdecak kagum melihat matahari terbit yang menyembul dari balik gunung merapi, dan matahari tenggelam di samping gunung sumbing. Semua itu bisa dinikmati di satu tempat, yaitu di kampungku, di Magelang.

gunung merapi dengan pantulan sinar mentari senja
Letaknya yang di kelilingi banyak gunung, membuat Magelang memiliki hawa yang sejuk. Walau kadang membuat menggigil, terutama di saat pagi dan malam hari. Tapi hawa sejuk dan dingin ini diimbangi dengan kehangatan penduduknya yang ramah. Sungguh sebuah tempat yang menentramkan. Membuat hati dan langkah ini enggan beranjak.

pinggir kali
Namun dengan hati galau aku harus meninggalkan Magelang. Demi menyelesaikan banyak urusan akibat keputusanku di masa lalu. Dan demi masa depan agar kelak aku bisa kembali ke Magelang.


peninggalan sejarah




Selamat datang kembali di Runaway Diary.. Maaf ya, lama nggak nongol di sini. Belum sempet mampir pula di blog teman-teman. Dan inilah tulisan pemanasanku setelah berhari-hari vakum. Jadi maklum ya, tulisannya singkat saja. Semoga aku punya semangat dan kesempatan untuk berbagi cerita lebih banyak lagi. Happy blogging ^^

Sunday, August 12, 2012

Hati Tentram dengan Kosmetika Halal

Sudah sewajarnya jika setiap wanita ingin tampil cantik. Berbagai upaya dilakukan untuk memenuhi keinginan mereka ini. Tak heran jika semakin hari semakin banyak produsen alat kecantikan dan kosmetika bermunculan demi memanjakan para wanita. Seperti yang kita lihat diberbagai pusat-pusat perbelanjaan, dari pasar hingga mall bisa kita jumpai beraneka macam kosmetika dengan berbagai merek. Semua laris manis. Bahkan di antaranya banyak dijumpai kosmetika impor yang harganya selangit. Dan herannya, walaupun harganya mahal tapi tetap saja jadi buruan. Ini karena banyak wanita yang berpendapat bahwa produk impor pasti lebih bagus daripada produk dalam negeri, dan bisa mempercantik mereka secara maksimal dibandingkan produk dalam negeri. Padahal pendapat mereka ini tak selamanya benar. Justru produk-produk impor inilah yang harus lebih kita waspadai karena kandungan produknya belum tentu cocok untuk kulit kita, kulit asia. Tak jarang mereka yang memakai produk impor malah mengalami alergi. Memang tak semua produk impor tidak cocok dengan kulit kita, tapi tetap saja kita harus lebih berhati-hati. Jangan sampai maksud hati ingin cantik, tapi yang didapat malah kulit jadi sakit. Sudah harga kosmetikanya mahal, eh malah harus mengeluarkan uang lagi untuk berobat, karena kulit rusak.

Selain hal tersebut di atas, ada hal lain lagi yang harus kita perhatikan yang tak kalah pentingnya. Yaitu masalah kehalalan produk. Walaupun kita sudah yakin kosmetika itu cocok dengan kulit kita, tapi sebagai muslimah kita harus tahu kehalalannya produk yang kita pakai. Seperti halnya makanan, produk kosmetika ini juga melekat dan meresap di tubuh kita. Jadi memakai produk yang halal adalah syarat yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Untuk itulah kita harus jeli dan bijak memilih kosmetika. Jangan sampai hanya karena ingin tampil cantik, kita rela mengabaikan syariat agama. Bukankah akan lebih tenang kalau kita bisa tampil cantik dengan produk kosmetika yang aman dan halal?

Karena itulah, maka aku lebih memilih mempercantik diri dengan kosmetika produk dalam negeri yang sudah terjamin keamanan dan kehalalannya. Dan produk Wardah adalah pilihanku. Kenapa aku pilih Wardah? Pertama karena Wardah adalah kosmetika produk dalam negeri, yang kandungannya sudah pasti cocok untuk kulit asia. Jadi aku tidak was-was akan kemungkinan alergi. Kedua Kosmetik Wardah harganya relatif terjangkau, dan jauh lebih murah dibanding produk-produk kosmetik bermerek dari luar negeri. Ketiga dan yang terpenting adalah
Kosmetik Wardah ini telah mengantongi sertifikat halal dari MUI. Jadi sudah jelas jaminan kehalalannya. Kosmetika yang berkualitas, aman, harga terjangkau dan halal, kurang apa lagi?



Oh iya masih ada lagi, rangkaian produk dari Kosmetik Wardah sangat lengkap. Tak hanya make up saja, tapi juga skin care dan parfum. Untuk make up, warna-warna yang dihadirkan sangat elegan dan natural, mencerminkan citra muslimah yang santun. Seperti yang aku pakai di foto pada postingan blog ini. Aku memakai bedak two way cake warna sheer pink, dan exclusive lipstick warna sweet orchid nomor 34 . Sangat natural bukan? Karena cantik tak harus dengan make up berlebihan. Dan dengan memakai kosmetika yang halal, kita tak hanya mempercantik diri dari luar, tapi juga memancarkan aura kecantikan dari dalam. Karena kosmetika halal membuat hati tentram dan pasti akan menambah percaya diri. 


Thursday, May 10, 2012

A Messy Free Day

Yihaaa.. setelah berkutat dengan segala macam kesibukan, akhirnya aku punya waktu juga untuk sendiri. Berhubung aku berhasil menyelesaikan tugas kantor sebelum waktunya (pekerjaan yang seharusnya diselesaikan dalam 2 hari, berhasil aku selesaikan dalam waktu 1 hari), maka hari ini aku bisa bebas kabur dari kantor secara legal. Dan satu hari bebas ini kumanfaatkan sebaik-baiknya, karena kesempatan seperti ini sangat-sangat langka bagiku. 

Akhirnya kuputuskan untuk bersantai-santai saja, nongkrong di mall favoritku, sambil belajar. Deuuh.. tetep loh.. walaupun lagi santai, tapi tetap aja bawa buku. Sebenarnya bukan mau benar-benar belajar sih, tapi buat menenangkan hati saja, karena dua hari lagi aku harus ujian, walaupun bukunya belum tentu dibaca juga...hehe.. Okelah kalau begitu, selamat menyimak kegiatan �me time�ku yaaa..


Di perjalanan menuju mall...
Demi kenyamanan dan demi menyingkat waktu, aku sengaja menggunakan taksi menuju mall yang lokasinya di Bintaro itu. Sudah terbayang rencana indahku di sana nanti. Tapi ternyata kenyataan tak seindah bayanganku. Tak kusangka, di perjalanan terjadilah kekacauan. Dan kekacauan itu terjadi karena penyakit kronisku kumat lagi, yaitu penyakit suka nyasar. Penyebabnyapun masih sama seperti dulu, aku salah menyebutkan arah, tertukar antara arah kanan dan kiri. Alhasil aku malah terjebak kemacetan yang tak kunjung berakhir. Dan aku terpaksa turun dari taksi, jalan kaki untuk mencari tukang ojek. Apesnya lagi, ternyata pangkalan ojeknya masih jauh dari tempatku turun dari taksi. Duuuh.. panasnya.. jalan kaki di siang bolong yang terik ini. Padahal kalau nggak nyasar, seharusnya aku sudah ngadem di mall. It�s okay.. rencana �me time� ku tak boleh berantakan hanya karena sedikit kekacauan ini.


Di Gramedia...
Akhirnya dengan sedikit usaha lebih, aku berhasil sampai di mall. Mmm.. mau nongkrong di mana ya? Mending ke gramedia dulu, lihat-lihat buku. �Lihat-lihat aja ya, tak usah beli, karena saat ini aku belum punya waktu untuk membaca buku lain, selain buku kuliah� pikirku dalam hati. Lagi pula aku ke sini bukan untuk belanja kok. Tapi beberapa saat kemudian di gramedia... �Duuh..  tapi ada buku yang oke nih, sayang kalau tak dibeli, belum tentu besok-besok masih ada� kataku sambil nyomot buku berjudul Travelove. �Eh iya, kemarin Lita bilang pengen komik Miiko.. ya udah dibeli aja yang nomer 14� comot lagi. �Lah kalau Lita dibeliin, pasti Ariq ngiri juga� akhirnya kuambil satu buku lagi buat Ariq. �Eh, buku yang ini oke juga� comot lagi. Duuh.. dasar emak-emak, katanya cuma mau lihat-lihat, eh kok jadinya mborong gini. Uang ratusan ribu melayang deh, padahal lagi mau berhemat   -___- .


sebagian belanjaan
 Di warung makan...
Masih belum jam 12 siang, tapi aku sudah kelaparan. Sepertinya gara-gara jalan kaki plus kepanasan tadi. Daripada aku pingsan *lebay*, mending aku makan dulu, sambil nongkrong dan leyeh-leyeh seperti rencanaku semula. Sepertinya Warung Bebek Bali tempatnya bagus juga, nyaman, tenang, luas dan menunya cukup menggiurkan. Tapi lagi-lagi yang terjadi tidak sesuai prediksiku. Tempat yang tadinya tenang, tiba-tiba jadi hiruk pikuk karena ada rombongan emak-emak arisan yang jumlahnya puluhan. Haduuuh.. gimana bisa nongkrong dengan tenang, kalau berisik gini.. huhuuu.. Tapi aku coba menikmati. Sesekali aku mencuri dengar obrolan mereka, dan mengamat-amati penampilan mereka. Kadang aku jadi agak geli, maklumlah kalau emak-emak berkumpul, pastilah kehebohan yang terjadi.. hehe. Dan makin lama makin heboh, hingga aku tak tahan lagi dengan suasana yang berisik itu. Akhirnya setelah buru-buru menghabis menu bebek betutu yang porsinya kecil itu, aku pun bergegas meninggalkan keributan yang terjadi di sana. Gagal nongkrong deh.
Alih-alih mau nongkrong, aku malah berputar-putar di mall tak tentu arah. Hasilnya malah beli-beli macem-macem lagi. Duuuh.. Mending pulang sajalah sebelum lebih banyak uang kuhabiskan.


Di perjalanan menuju rumah...

Tak mau peristiwa nyasar terjadi lagi, aku memilih jasa tukang ojek yang sudah tahu arah ke rumahku, jadi aku bisa tenang di perjalanan. Namun,lagi-lagi ada saja peristiwa di luar rencana. Di perjalanan, ban belakang motor si tukang ojek tertusuk kawat yang tebal dan panjang. Dan kawat itu masih nyangkut di ban, dan membuat suara berisik yang sangat mengganggu. Akhirnya kami harus berkali-kali berhenti untuk mengecek kondisi motor, takut bocornya makin parah dan memaksaku turun di jalan. Tapi alhamdulillah, sampai juga aku di rumah, walaupun agak was-was di perjalanan.


Aaah.. �me time� yang tak terlalu sukses. Tapi tetap ku syukuri, setidaknya aku bisa bebas dari beban rutinitas sehari-hari, walaupun hanya sehari :).

Sunday, April 8, 2012

14 Dis-Ass-Ter

Selamat hari Senin teman-teman� Setelah libur 3 hari kini saatnya beraktivitas kembali, dan saatnya mengerjakan PR.. hehe.. Sebenarnya sudah agak lama aku mendapat PR ini dari adinda Leligulali yang manis. Tapi maaf ya, karena banyak kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, makanya PR ini telat kukerjakan *alesan :D. 




Oke, sebelumnya aku harus menyebutkan 14 hal tentang diriku. Aduh.. 14 ya? Kok banyak banget ya.. Ya sudahlah, aku coba ya, kalau ada yang tidak berkenan, dilarang protes.. hehehe.. Inilah diriku:


1.    Seorang wanita dewasa bergaya remaja << ga inget umur :D
2.    Seorang ibu dari 2 anak
3.    Suka makan
4.    Suka masak
5.    Suka tidur
6.    Suka jalan-jalan
7.    Suka belanja, apalagi kalau ada diskon << emak-emak banget :D
8.    Suka ikut demo panci, tapi jarang beli << cuma mau nyobain hasil masakannya aja :D
9.    Suka nonton dorama (drama Jepang)
10.    Dexter is my favorite serial killer
11.    Nggak bisa berenang tapi pengen diving
12.    Takut cicak
13.    Sering jadi tempat curhat
14.    Pengen banget ke Jepang


Dan inilah pertanyaannya:


1.    Nama lengkapmu siapa?
Covalimawati
2.    Jika namamu berupa singkatan, singkatan apa namamu itu?
Cova = coz I luv ya << maksain :D
3.    Pengalaman terindah di facebook?
Menemukan teman-teman lama
4.    Tokoh kartun yang menggambarkan kamu banget?
mmm.. Snow White.. :D
5.    Alat doraemon yang kamu mau, kenapa?
Pintu kemana saja!! Bisa keliling duniaaaa..
6.    Jogja atau Barcelona? kenapa?
Barcelona! Soalnya kalau ke Jogja udah sering banget.
7.    Kamu dapat kesempatan jadi bos sehari, perusahaan apa yang mau kamu pimpin?
Pemilik hotel �n spa di tempat wisata di Bali
8.    Jika kamu Superman, siapa yang akan kamu selamatkan duluan?
Menyelamatkan diri sendiri. Kalau diri sendiri nggak selamat, gimana mau menyelamatkan orang lain.. *ah jawaban apa ini.. egois! Haha..
9.    Jika diberi kesempatan cuma sekali ketemu, mau ketemu siapa? mau ngomong apa?
Takuya Kimura, nggak mau ngomong apa-apa, Cuma mau meluk aja.. haha..
10.    Masakan ibu yang paling disukai apa?
Kangkung rebus sambel rujak *ngiler.
11.    Kamu berkesempatan menjadi artis film, kamu mau main di film apa?
Cat Woman ^_^
12.    Idola yang paling enggak mau kamu contoh/ikutin?
Julia Perez
13.    Apa yang kamu suka (banget) dari sebuah blog?
Isinya menginspirasi dan menghibur, designnya bagus dan loadingnya cepet
14.    Apa yang menurut kamu annoying dari sebuah blog?
Blog yang banyak iklan khusus dewasa. 


Aaah.. selesai juga.. Berharap nilai 100 untuk PRku ini.. hehehe..
Adinda Leligulali yang pasti manis, makasih ya atas PRnya.. ^_^

Monday, December 19, 2011

Wanita Terindah

Paras wajahnya ayu dan lembut, dibingkai oleh rambutnya yang panjang berombak dan berwarna hitam legam, sangat kontras dengan kulitnya yang berwarna kuning langsat. Dulu aku sempat merasa iri dengannya. Kulitku terlalu pucat dan rambutku yang berwarna kecoklatan seperti rambut jagung, tak seindah rambutnya. Waktu kecil aku berpikir, kenapa aku ini berbeda dengannya? Padahal aku ini anak kandungnya. Bahkan ada beberapa kerabat dan tetangga yang sengaja mengolok-olokku, dengan mengatakan aku ini �anak nemu�, karena fisikku berbeda dengan saudara dan orang tuaku. Ah lama-lama aku jadi terbiasa, apapun kata mereka, aku ini tetaplah anak ibuku, dan mendapat kasih sayang penuh darinya.

Ibuku  memang cantik dan menarik, perangainyapun lembut dan santun. Tak heran jika dulu ibuku disebut sebagai kembang desa di kampungnya. Para kumbang..  eh laki-laki.. datang untuk mendekati. Bukan hanya dari kampung ibuku saja, tapi juga datang dari daerah lain. Kecantikan dan kepopulerannya tak menjadikan ibuku menjadi gampang  memilih pasangan hidup. Satu per satu kumbang-kumbang itu tumbang dan patah hati. Banyak dari mereka adalah orang-orang berada, mapan dan terpandang. Namun justru ibuku memilih bapakku yang tidak memiliki apa-apa.

Bapakku hanyalah seorang abdi negara bergaji kecil, yang bermodalkan tekad yang tulus dan keberanian untuk berjuang. Tampak nyata bahwa ibuku bukanlah seorang wanita materialistis dan gila harta atau kedudukan. Ibuku memandang bapakku dari kepribadiannya, selain dari fisiknya yang gagah dan ganteng tentu saja.. hehe.. *memuji bapak sendiri*. Ibu dan bapakku akhirnya menikah tanpa proses pacaran. Bapakku saat itu datang menemui kakekku secara langsung untuk menyampaikan maksudnya. Sedangkan ibuku hanya keluar sekilas saat mengantarkan minuman saja. Proses �ta�aruf� yang sangat singkat. Dan terbukti perkawinan mereka langgeng dan harmonis sampai sekarang, walau tanpa proses pacaran.

Kelebihan ibuku bukan hanya dari kecantikan fisiknya saja, tapi juga dari kepribadiannya yang luar biasa. Menjadi seorang istri prajurit seperti bapakku, bukanlah hal yang mudah. Tiap saat harus rela ditinggalkan bapakku untuk tugas negara. Ibuku harus berjuang membesarkan anak-anaknya, berbekal kiriman uang gaji dari bapakku yang sangat pas-pasan. Tapi semua dijalani dengan ikhlas dan tidak banyak menuntut. Untuk membantu keuangan rumah tangga, ibuku membuka jasa jahitan. Aku menyebutnya butik, dan ibuku sebagai pemilik sekaligus designernya. Sepertinya tak berlebihan sebutan itu, sebab ibuku bukan hanya menjahit saja, tapi juga sebagai konsultan masalah mode, sekaligus membuatkan design untuk para pelanggannya. Walaupun hanya kecil-kecilan, bagiku itu luar biasa. Dan para pelanggan puas dengan hasilnya. Alhamdulillah, bisa menambah uang jajan anak-anaknya. 


Keahlian lainnya adalah dalam hal mengolah makanan. Sewaktu aku kecil ibuku jarang sekali memasak makanan mewah dan mahal. Maklumlah keluarga kami keuangannya sangat pas-pasan. Tapi meskipun dari bahan-bahan sederhana, masakan ibuku rasanya sangat enak tak terkira. Dan ibuku selalu memperhatikan asupan gizi bagi kami, setidaknya menu 4 sehat selalu ada. Sedangkan untuk menjadi 5 sempurna, itu sangat jarang, karena susu harganya mahal. Paling-paling kalau saat aku ujian sekolah saja, ada bonus susu. Katanya �Kalau gizinya komplit, pasti berpikirnya juga lebih lancar� :).


Ibuku memang sangat memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Ibuku sendiri tidak punya kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi. Tidak seperti saudara-saudaranya yang semua laki-laki, dan sebagian besar berpendidikan tinggi. Sepertinya karena ibuku seorang perempuan, sehingga kakek dan nenekku berpikiran �Anak perempuan tak perlu sekolah tinggi-tinggi�.  Pengalaman itu yang membuat ibuku menganut paham �feminism�, yang memandang bahwa laki-laki dan perempuan punya hak yang sama dan kesempatan yang sama, terutama masalah pendidikan. Seringkali ibuku bilang padaku �Kamu ini perempuan, tapi jangan mau kalah dengan laki-laki. Kepandaianmu melebihi mereka, harus sekolah yang tinggi, dan punya cita-cita tinggi. Jangan sampai seperti ibu yang ga bisa sekolah tinggi. Kamu harus menjadi perempuan yang mandiri�


Begitulah, ibuku selalu mengobarkan semangat dalam diriku. Seperti pada saat aku mengikuti beberapa kompetisi atau saat menghadapi ujian masuk perguruan tinggi. Aku bilang �Bu, pesertanya banyak sekali, dan mereka pintar-pintar. Trus yang diambil hanya beberapa orang saja�. Ibu menjawab �Tak usah kamu pedulikan berapa banyak pesertanya, seperti apa mereka. Kalau Allah berkehendak, berapapun peserta yang lolos, namamu pasti ada di situ�. �Yang penting usaha, belajar dan jangan lupa berdoa dan sholat malam� sambung ibuku. 


Hingga kini, saat aku sudah berumah tangga, dengan segala persoalannya, ibuku tetap menjadi penyemangatku. Aku berharap aku bisa mewarisi kesabaran, ketabahan, dan kesetiaan ibuku. Menjadi istri sholehah bagi suamiku, dan ibu yang baik bagi anak-anakku. 


Ibuku kini tak muda lagi, kecantikan fisiknya telah pudar, berganti dengan keriput dan tumbuhnya uban.  Namun kecantikan jiwanya dan  keindahan kepribadiannya tetap terpancar. Ibuku, bagiku dialah wanita terindahku..

Monday, December 12, 2011

11 Fakta Tak Penting Tentangku

Tak disangka tak diduga, akhirnya aku kena virus ini juga. Aku menyebutnya homework-11. Beberapa kali berkunjung ke rumah blog teman-teman, dan sering melihat postingan 11 ini. �Ah iseng banget ya yang bikin PR kek gini� pikirku saat itu sambil senyum-senyum sendiri.  Eh tak tahunya aku jadi korban juga.. huhuu.. Hello my sweety Ida Yusnilawati.. Here is my post.. please don�t send me any homework again.. coz I�m not a good student.. hihihi..
Berhubung PRnya memintaku menyebutkan 11 fakta tentang diriku, maka inilah 11 fakta tak   penting tentangku yang perlu kalian tau.. :D


1.    Penyuka warna merah
Pokoknya kalau lihat yang merah-merah mataku langsung berbinar-binar. Apalagi kalau lihat uang merah (uang Rp 100.000) langsung deh senyumku merekah.. halah.. hihi.. Dulu waktu kecil aku senang sekali memakai aksesoris warna merah. Dari pita rambut, tas, sampe sepatu, semua warna merah menyala. Kalau sekarang sepertinya aku agak hati-hati pakai aksesoris merah, takut yang lihat pada sakit matanya.. silau ciiiin.. hehe.
2.    Suka sekali membaca
Segala macam bacaan, dari tabloid, majalah, novel sampai komik, semua aku suka. Bagiku membaca itu hiburan dan menambah pengetahuan. Bukankah dengan membaca berarti kita membuka jendela informasi dunia? :)
3.    Sering nyasar
Tentang nyasar ini sudah aku jelaskan dipostingan sebelumnya, silahkan dilihat-lihat lagi di sini yach.. :D
4.    Seorang traveler (wanna be)
Suka sekali traveling, tapi sampai sekarang belum banyak tempat yang aku kunjungi. Aku berharap aku bisa keliling Indonesia. Menikmati indahnya pesona negeri sendiri. Syukur-syukur bisa keliling dunia juga. Siapa yang mau jadi donaturku? Hihihi..
5.    Suka sekali tidur dan tak bisa begadang
Ya, sebut aku si tukang tidur. Dan jangan harap aku bisa begadang. Walaupun banyak tugas atau mau ujian aku tetap tak bisa begadang. Tapi kadang-kadang bisa juga sih, kalau lagi nonton drama Jepang atau Korea.. hehe..
6.    Penggemar dorama atau drama Jepang
Sudah puluhan judul dorama aku tonton, baik berupa VCD, DVD, maupun download dari internet.  Tentang dorama ini juga sudah aku bahas sekilas di postinganku sebelumnya. Boleh dibaca lagi di sini.
7.    Penggemar kaki ayam alias ceker
Kaki ayam yang sudah matang loh ya.  Wah jadi bayangin mie ayam ceker di depan kompleks rumahku. Tiap beli pasti minta tambah cekernya.. hehe..
8.    Suka nyanyi-nyanyi sendiri
Suaraku sih biasa aja, bahkan sering kacaunya. Hobiku menyanyi itu sempat tersalur dengan menjadi anak band waktu aku ABG. Klo jaman sekarang mungkin udah jadi Girlband kali ya.. haha..  Setelah aku insaf, aku salurkan dengan dengan gabung di tim nasyid kampusku kala itu. Sekarang sih cukup karokean aja di pojok ruangan kantor.. hehe
9.    Gampang masuk angin
Duh kaya� nenek-nenek yah.. Pokoknya kena angin dikit.. masuk angin. Kedinginan dikit.. masuk angin. Kebanyakan kena AC.. masuk angin. Payah deh, makanya aku tiap hari pasti bawa minyak angin. Hadeh.. -__-
10.    Tidak tahan lapar
Paling tak bisa telat makan. Kalau sampai telat makan pasti efeknya kepala pusing, mata berkunang-kunang dan sakit mag kambuh. Makanya aku jadi sering ngemil, demi menjaga kelangsungan hidup perutku ini. Anehnya kalau lagi puasa, perut ini anteng-anteng aja :).
11.    Tak suka film horror Indonesia
Apa coba yang mau dinikmati dari film kaya� gini? Paling-paling cuma bikin jantungan aja. Tak ada bagus-bagusnya, setannya aja jelek-jelek gitu.. *eh mana ada setan ganteng? Hehe..


Ah akhirnya selesai juga tentang diriku. Eh masih ada lagi pertanyaan yang harus aku jawab.. huhuu.. Tanpa banyak cerita lagi, inilah jawabanku.. Simak baik-baik ya..


1.    Impian adalah sesuatu yang indah yang ingin aku raih. Sesuatu yang membuat hidup penuh gairah, karena selalu ada passion untuk meraihnya.
2.    Tempat favoritku adalah kamarku. Tempatku bermimpi, alias tidur.. :D.
3.    Tujuanku ngeblog? Nah jawabannya ada di postinganku yang berjudul �Kenapa Nge-blog�. Lihat saja di sini yah :)
4.    Berapa umurku? Duh.. jangan tanya-tanya soal umur deh, bisa ketahuan aku sudah tuwir.. hihi. Yang pasti minggu depan aku ulang tahun, jadi siapkan kadonya ya :D.
5.    Hero adalah sebuah judul drama Jepang yang dibintangi oleh Takuya Kimura dan Takako Matsu. That�s my favorit j-drama. Di drama ini Takuya Kimura tampak seksi sekali *tersipu-sipu*.
6.    Aku membaca postingan ini dengan bosku. Hah serius? Iya bener.. suer.. Sebenarnya sih tak sengaja. Lagi asik baca, eh tau-tau si bos ada di belakangku. Intinya, si bos ngintip :(.
7.    Dari jawaban nomor  6, bisa disimpulkan bahwa aku baca postingan ini di kantor.
8.    Idolaku Takuya Kimura, seorang actor drama Jepang.  Alasannya, karena dia keren, ganteng dan seksi, aktingnya juga memukau, sampai membuatku terbawa emosi. Setiap melihat dia, rasa galauku jadi hilang *lebay* :D.
9.    Aku suka matematika. Nilaiku selalu bagus di mata pelajaran ini. Sejujurnya aku lebih suka pelajaran  matematika daripada pelajaran lain yang membutuhkan hafalan.
10.    Aku suka kucing, binatang yang manis dan lucu.
11.    Ida Yusnilawati.. you are cute, just like me when I was teenager.. hihihi..  You�re also creative. I like your blog, it�s so amusing with your cute content. Keep on blogging sista.. ;)


Akhirnya done!  Panjang juga postinganku hari ini. Ternyata tak mudah bercerita tentang diri sendiri. Tak mudah mengenali diri sendiri, apalagi mengenali orang lain.. hehe..  Sebenarnya aku ingin balas dendam, ikut menyebarkan homework ini ke teman lain. Tapi ternyata banyak yang sudah kena. Yah gagal deh ngerjain orang..


Wednesday, December 7, 2011

Si Ratu Nyasar

Banyak yang berpendapat wanita susah membaca peta. Ada juga yang bilang wanita sering mengidap disorientasi arah alias bingung arah. Sepertinya pendapat itu benar. Dan di antara wanita-wanita yang mengidap disorientasi arah, mungkin aku termasuk yang paling parah. Bagiku peristiwa kesasar itu sudah menjadi bagian dari hidupku *bangga*. Kesasar kok bangga.. hehe... Tentu saja aku bangga, karena walaupun aku punya kelemahan tentang arah, tapi  tak menyurutkan keinginanku untuk traveling. Walaupun sering kesasar tapi aku tak pernah kapok untuk berkunjung ke tempat-tempat baru *wink*.

Kesasar karena belum pernah mengunjungi tempat yang akan kita tuju, itu biasa, wajar dan manusiawi.  Tapi kalau kesasar padahal sudah sering ke tempat itu, itu baru luar biasa alias keterlaluan. Dan itulah aku. Berkali-kali aku mengalami peristiwa itu. Seperti pada saat berkunjung ke rumah teman dekatku. Walaupun sudah sering ke rumahnya, tetap saja aku sering salah masuk rumah orang atau sering salah masuk gang. 

Pernah aku ke rumah temanku yang beragama non muslim, dengan percaya diri aku buka pagarnya dan bersiap mengetuk pintu rumahnya. Tiba-tiba aku tertegun dengan stiker yang ditempel di pintunya. Stiker itu berupa tulisan kaligrafi �Bismillahirohmanirrohim�. Aku berpikir �Kok ada tulisan �Bismillah�? sejak kapan dia jadi muslim?�. Dan tiba-tiba bagaikan ada kilat menyambar otakku, akupun terpaku sesaat sebelum aku menyadari bahwa aku salah masuk rumah orang. Huwaaa.. buru-buru aku kabur. 


Kesasar di parkiran,  ini juga sering sekali aku alami. Bukan hanya kesasar di parkiran mall yang memang sering membingungkan. Tapi kesasar di parkiran kantor yang luasnya hanya selapangan. Benar-benar keterlaluan. Yang makin memperparah adalah aku sering tidak ingat mobil yang aku tumpangi. Maklumlah, namanya juga hanya numpang. Aku hanya ingat warnanya saja, tak pernah tahu mereknya apa. Jadi waktu ku lihat ada mobil yang warnanya mirip, langsung deh aku dekati. Alhasil  teman-temanku harus meneriakiku karena aku nongkrongin mobil yang salah. �Hoi.. ngapain di situ.. mobilnya di sini!� teriak mereka padaku. Sungguh memalukan.


Masih ada lagi nih yang lebih keterlaluan.  Jangan pernah menanyakan arah padaku ya.. Karena itu sangat membuatku bingung. Beneran loh, ini bukan lebay. Misalnya ada yang bertanya padaku �Gedungnya di sebelah barat atau timur ya?�. Pasti otakku akan berpikir keras, sambil membayangkan gambar delapan arah mata angin. Kemudian dalam hati aku akan menyanyikan lagu TK �? Timur.. tenggara.. selatan.. barat daya.. barat.. barat laut.. utara.. timur laut ?�, sambil tanganku menunjuk-nunjuk gambar khayalanku itu. Kebayang dong ya, si penanya pasti akan b�te luar biasa menunggu jawabanku. 


Nah inilah yang paling parah. Kanan dan kiri, aku bingung. Parah kan? Anak umur 2 tahun aja tahu mana kanan mana kiri. Sedang aku masih sering salah menyebutkan arah kanan dan kiri. Gara-gara itu, aku jadi sering kena omel tukang ojek dan sopir taksi. Seperti pengalamanku naik taksi beberapa hari yang lalu. Sopir taksi bertanya padaku �Mbak, habis ini ke kanan atau ke kiri?�. �Ke kiri pak� jawabku dengan penuh keyakinan. Setelah beberapa saat kok taksinya malah berbelok ke arah sebaliknya. �Ah, gimana sih pak sopir ini, kok beloknya salah..� pikirku dengan sebal. �Pak, kok belok kesini? Kan saya bilang ke kiri� kataku sewot. �Lah, ini kan bener ke kiri� sahut sopir taksi. Aduh.. aku baru sadar, aku salah kasih instruksi. �Maaf Pak, maksud saya belok kanan tadi�. Sopir taksi �#@##@^&*!?�.


Dari ceritaku di atas, adakah yang bisa melebihi disoriented dibanding aku? Mmm.. I don�t think so *wink*.

Monday, October 3, 2011

Kenapa Nge-blog?

�Kamu bikin blog?�
�Wah aku nggak tau kamu punya blog�
�Bikin blog? Kaya� kurang kerjaan aja�
�Hahaha.. narsis�
�Hari gini masih jaman ya ngeblog?�


Itulah komentar teman-temanku waktu aku mengabarkan blog baruku. Dari nadanya sepertinya mereka meragukan kemampuanku.. hihihi.. Aku maklum kok, aku tidak bertampang bisa menulis. Apalagi untuk urusan perinternetan dan design grafis.. wiih gaptek! Aku sendiri juga ragu dengan kemampuanku, apalagi orang lain. Lalu kenapa aku tiba-tiba tertarik membuat blog? Berikut ini alasannya:

1.    For my self healing
Semua bermula dari kegalauanku, rasanya jiwa dan pikiranku ini dipenuhi hal-hal yang membuat aura positifku meredup. Kecewa, sakit hati, sedih dan putus asa. Ingin rasanya melupakan semua itu. Dan dengan mengingat hal-hal yang menyenangkan adalah salah satu cara mengobatinya. Maka mulailah ku tulis hal-hal yang membuatku senang. Saat menuangkannya dalam tulisan, otomatis pikiranku focus di tulisan tersebut, dan otomatis pula hal-hal yang membuatku galau terlupakan. Dan saat aku membaca kembali tulisanku, aku menyadari.. �Hey, ternyata aku mengalami banyak masa-masa menyenangkan.. Jadi kenapa mesti galau saat Allah memberiku sedikit kesusahan..?�

2.    To arrange my mind
Aku ingin tulisanku, pemikiranku, pengalamanku, tertata dan tersimpan rapi, sehingga aku tidak perlu repot-repot mencari file-nya saat aku ingin membacanya. Nah jawabannya ada di blog. Aku menjadikan blogku ini semacam diary. Berhubung sekarang zamannya internet, maka diary juga lewat internet dong, masa� pakai buku agenda yang ada gemboknya.. hihihi..

3.    To build self confident
Awalnya aku hanya memberitahukan blog ku ini ke orang-orang terdekatku saja. Maklum masih tidak percaya diri, malu karena blogku masih acak-acakan. Tapi saat mereka mengapresiasi blogku ini, perlahan rasa percaya diriku mulai muncul. Wah ternyata aku bisa! Semua komentar mereka, baik yang memuji maupun mengkritik, makin meningkatkan percaya diriku dan semangatku untuk terus berkarya.. cie.. :D. Makasih temans..

4.    To share with others
Bahagia rasanya kalau ada teman yang menyukai blogku. Apalagi bisa membuat mereka terhibur, rasanya aku ikut terhibur pula. Maka aku berusaha untuk menuliskan hal-hal yang baik di blogku ini. Walaupun kadang ada versi curhat juga, tapi bukan untuk diratapi, cuma buat sharing saja. Aku tahu banyak teman-temanku yang mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan. Dengan kutuliskan sedikit pengalaman burukku, aku berharap mereka menyadari bahwa mereka tidak sendiri :).

So buat teman yang masih ragu ingin memulai ngeblog karena tidak berbakat menulis atau gaptek seperti aku ini, ayolah mulai saja.. �learning by doing� itu lebih efektif teman.. Kamu bisa! Kalau aku memang lemot di bidang beginian, jadi maklum saja ya kalau blogku tampilannya begini-begini saja :).

Tuesday, September 20, 2011

Don't be Emotional

Beberapa hari yang lalu tiba-tiba aku menerima sms dari temanku �hoi! lo kemana aja sih? Ditelpon nggak diangkat, disms nggak dibales. Pas lo ada masalah, gue selalu ada buat lo, sekarang pas gue ada masalah besar kek gini, lo malah nggak peduli sama sekali. Lo nggak pernah nanyain kabar gue!�
Deg! Apa salahku? Setahuku aku sudah berusaha mendampingi dia, mendengar keluh kesahnya, memberikan saran jika dia minta, dan menjaga rahasianya. Apapun yang aku bisa akan kulakukan untuk membantunya menyelesaikan masalah. Tapi tiba-tiba dia bilang aku tidak pernah menanyakan kabarnya. Jadi usahaku selama ini tidak dia anggap? Apa semua yang aku lakukan buat dia tak berarti apa-apa? 
Ups.. hampir saja aku terbawa emosi. Aku berusaha mengendalikan diri. Tak ada gunanya menyangkal kata-katanya, malah makin memperkeruh suasana. Aku berusaha mengerti perasaannya. Aku ingat aku pernah merasakan perasaan seperti itu. Di saat aku ada masalah atau sakit hati, aku sering merasa sendiri. Ingin berbagi ke orang lain, tapi sepertinya mereka tak bisa mengerti.  Bahkan kadang aku merasa teman-temanku malah menghakimi dan menjauhi. Aku merasa diperlakukan tidak adil. Aku selalu berusaha membantu teman-temanku, tapi di saat aku butuh mereka, mereka justru menjauh. Ya, tentu saja itu hanya perasaanku saja. Maklum saat itu aku sedang galau, pasti hanya focus memikirkan diri sendiri saja, dan merasa diri ini yang paling menderita sedunia.
Kalau dipikir-pikir, rasanya tidak bijak jika aku menyalahkan mereka karena masalahku. Teman-temanku bukan diriku, mereka punya dunia sendiri, punya urusan sendiri, dan punya masalah sendiri. Mana mungkin mereka bisa memikirkanku setiap saat. Tak bijak pula jika aku menuduh mereka tak memperdulikanku. Tentu saja mereka peduli dan punya rasa simpati kepadaku. Tapi bukan berarti mereka selalu bisa membantuku. Seharusnya rasa peduli dan simpati itu sudah cukup memberiku semangat. 
Seiring dengan berjalannya waktu aku makin memahami itu. Sakit hatiku dan masalahku, tidak bisa hilang dengan mengharapkan bantuan orang lain. Karena kadang malah berakhir kecewa. Berharaplah hanya kepada Allah :D. Tumben ya, aku bisa berpikir bijak.. hehe. Dari pengalamanku, sharing kepada teman yang dipercaya memang bisa meringankan beban, tapi pemecahannya tetap ada di tangan kita. Besar kecilnya masalah tergantung dari cara pandang kita, parah tidaknya rasa sakit hati tergantung bagaimana kita mensikapi.  Jadi semua kembali pada diri sendiri. Aku selalu percaya, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Bukankah dibalik setiap kesulitan pasti ada kemudahan? Dan setiap peristiwa pasti ada hikmahnya, walau aku sering terlambat menyadarinya. 
�Jangan emosional..� saat seseorang mengatakan ini padaku, aku berpikir seolah-olah dia menyepelekan perasaan dan masalahku. Tapi sebenarnya tidak, justru kata-kata ini adalah kunci pengendalian diri. Tentu saja kalau benar-benar dilakukan. Emosi yang berlebihan sering kali menutup akal kita, hingga kita tidak bisa berpikir jernih. Bahkan masalah yang sebenarnya sederhana menjadi semakin rumit karena emosi yang berlebihan. Dan yang lebih parah lagi sikap emosional ini tanpa kita sadari sering membuat orang-orang terdekat kita sakit hati.  Wah maaf ya, kalau kata-kataku jadi seperti menggurui. Semua ini untuk mengingatkan diri sendiri :D. So friends.. Don�t be emotional.. so you can think clearly and act wisely.. Dan satu lagi, fokuslah pada pemecahan masalah, jangan berlarut-larut �mencari sebab serta mencari alasan� (red: diambil dari lirik lagunya Exist), apalagi mencari kambing hitam� :D

Monday, September 19, 2011

Aku Ingin...

Aku ingin setiap pagi bisa menyiapkan sarapan dan bekal buat anak-anak dan suami, bukan sibuk menyiapkan diri berangkat ke kantor 

Aku ingin setiap hari bisa mengantar dan menjemput anak-anak sekolah, bukan sibuk melakukan kunjungan ke kantor lain

Aku ingin setiap saat bisa berbagi cerita dan mendengar keluh kesah anak-anakku, bukan sibuk melayani konsultasi di kantor

Aku ingin setiap saat bisa mengawasi perkembangan anak-anakku, bukan sibuk mengawasi penerimaan kantor


Aku ingin setiap hari bisa menemani anak-anak belajar dan menyiapkan bahan-bahan pelajarannya, bukan sibuk menyiapkan materi presentasi 

Aku ingin setiap malam bisa menenangkan suamiku di kala dia lelah dan gundah, bukan sibuk menenangkan diri karena pekerjaan kantor yang membuat emosi

Aku ingin akhir minggu ini menemani anak-anakku bermain sepuasnya, bukan ikut acara outbond kantor�

Outbond.. oh outbond.. bagaimana caraku menghindarimu..? aku sungguh merindukan anak-anakku.. hiks


Saturday, September 10, 2011

Hi.. It's Me.. ^_^

Yeah.. It's me.. Covalimawati.. nama yang aneh bukan?. That's my real name.. Nama ini berasal dari sebuah kota di negara Timur Leste, Covalima. Saat aku dilahirkan, ayahku sedang bertugas di sana. Pada masa itu Timur Leste masih menjadi bagian dari negara kita, dengan nama Timur Timur. Nah karena aku perempuan maka ditambahlah kata 'wati' setelah kata "covalima", jadilah covalimawati. Nama yang unik dan tak ada duanya.. :D.
Sesuai dengan namaku yang unik, maka kepribadiankupun juga unik dan sulit ditebak. Tapi yang jelas aku ini pecinta kejujuran, apa adanya, dan tidak suka basa basi kecuali kalau terpaksa. Sifat-sifatku yang lain, aku agak bingung mendeskripsikan, karena itulah aku mencoba menulis blog, berharap aku bisa menemukan jati diriku dan passionku yang sebenarnya.
Runaway Diary.. ini catatanku.. pelarianku.. to find my real passion..