Showing posts with label Sabang Fair. Show all posts
Showing posts with label Sabang Fair. Show all posts

Thursday, December 20, 2012

SABANG JAZZ FESTIVAL DIHARAPKAN MENARIK MINAT TURIS

Sabang Jazz Festival 2012
Jakarta - Untuk pertama kalinya, 'Sabang Jazz Festival' akan digelar di Sabang Fair, Pulau Weh, Aceh, Sabtu (22/12/2012). Sejumlah musisi Tanah Air dan manca negara pun siap meramaikan acara tersebut. Acara itu akan diramaikan oleh Andien bersama Nikita Dompas Band. Grup musik legendaris Karakatau yang didirikan oleh Dwiki Dharmawan dan Pra B Dharma juga ikut berpartisipasi.

Grup musik Krakatau akan berkolaborasi bersama penyanyi Steve Thornton (Malaysia), Ron Reeves (Australia) dan Rafly dari Aceh. Kemudian drummer muda Ibnu Rafi, gitaris Agam Hamzah, serta Farabi All Stars featuring Iwan Abdie dan Ita Purnamasari. Penyanyi senior Fariz RM pun turut ambil bagian dalam acara yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia & Pemerintah Kota Sabang itu. Penyanyi Naseem Nahid juga akan menyanyikan lagu-lagu yang bernuansa mediterania.

Direktur 'Sabang Jazz Festival' Dwiki Dharmawan mengaku senang bisa menghadirkan ajang tersebut. Ia pun berharap acara itu bisa mengangkat pariwisata di daerah itu. "Sabang indah sekali, tapi belum terlalu dipromosikan. Mudah-mudahan acara ini bisa meningkatkan kedatangan turis lokal dan manca negara. Ini akan jadi menarik sekali," ungkapnya saat jumpa pers di D'Consulate Resto, Jakarta, Senin (17/12/2012.

Wakil menteri Kemenparekraf RI Sapta Nirwandar mengaku mendukung acara itu lantaran dinilai positif. Ia pun optimis acara tersebut akan meriah karena gratis alias tidak dipungut biaya. "Musik Jazz sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai musik etnik nusantara. Ini cocok jadi program unggulan mempromosikan pariwisata, sekaligus sarana meningkatkan industri ekonomi kreatif bidang musik," tandasnya.

Saturday, December 1, 2012

TUJUH MERIAM ASLI BERJEJER RAPI DI SABANG FAIR

Meski sedikit bombastis menuliskan kata-kata Asli pada Meriam yang ada di Sabang Fair, namun ini sebenarnya tidak pura-pura karena meriam-meriam tersebut adalah meriam asli peninggalan peninggalan Portugis, yang pada mulanya tersebar di beberapa tempat di Pulau Sabang yang kemudian dipindahkan ke lokasi Sabang Fair agar kita bisa memudah melihatnya dan tentunya agar mudah pula perawatannya. Salah Satu meriam yang sempat saya abadikan dalam foto jepretan kamera hape berikut ini :
Meriam Peninggalan Perang di Kota Sabang

Kalau kita buka situs wikipedia, Meriam punya sejarah panjang. Meriam atau kanon (atau "Lela" dalam Bahasa Melayu) adalah sejenis artileri, yang umumnya berukuran besar dan berbentuk tabung, yang menggunakan bubuk mesiu atau bahan pendorong lainnya untuk menembakkan proyektil. Meriam memiliki bermacam-macam ukuran kaliber, jangkauan, sudut tembak, dan daya tembak. Lebih dari satu jenis meriam umumnya digunakan dalam medan pertempuran.

Meriam pertama kali digunakan di Tiongkok, sebagai artileri mesiu paling tua, yang menggantikan persenjataan seperti mesin serbu. Meriam genggam pertama kali muncul pada pertempuran Ain Jalut, antara Mesir dengan Mongol di Timur Tengah. Penggunaan pertama meriam di Eropa diperkirakan terjadi di Iberia, pada saat Reconquista antara Kristen dengan Islam pada abad ke-13. Di Inggris, meriam pertama kali digunakan dalam Perang Seratus Tahun, pada pertempuran Crecy tahun 1346. Pada Abad Pertengahan inilah meriam menjadi senjata standar perang, yang efektif terhadap infanteri dan bangunan. Setelah masa Abad Pertengahan, meriam-meriam berukuran besar mulai ditinggalkan, digantikan dengan meriam ringan yang lebih banyak dan mudah digerakkan. Selain itu, teknologi dan taktik-taktik baru juga dikembangkan, dan membuat benteng-benteng pertahanan menjadi tidak berguna. Akibatnya, dikembangkan juga teknologi benteng bintang, yang khusus dibuat untuk menahan serangan dari meriam.

Teknologi meriam juga mengubah peperangan laut. Angkatan Laut Britania Raya pada masa itu termasuk pihak yang mulai menggunakan kekuatan meriam. Dengan kembangkannya laras melingkar, tingkat keakuratan meriam menjadi semakin tinggi, membuatnya semakin mematikan, khususnya terhadap infanteri. Pada Perang Dunia I, mayoritas kematian disebabkan oleh meriam. Meriam juga banyak digunakan pada Perang Dunia II.

Ingin tau lebih panjang legi ceritanya lanjutnya ke id.wikipedia.org/wiki/Meriam

RAMAINYA PASAR MALAM KAGET DI KOTA SABANG

Pasar Malam Kaget? baru tahu kan? ya karena saya baru tau juga tadi rupanya di Sabang Fair ada pasar malam, jadi kaget saya makanya saya namakan pasar malam kaget :). Pasar malam ini memang rame nya pas malam hari, kebetulan jam saat saya foto ini masih agak siang jadi pembeli belum pada datang dan penjual masih bersantai ria. biasanya Pasar kaget kayak gini bertahan sebulan tergantung cuaca kantong orang-orang he he he...

Ngomong-ngomong pasar malam, saya cek di wikipedia rupanya pasar malam ada arti dan sejarahnya juga.

Arti Pasar Malam
Pasar malam adalah pasar yang melakukan transaksi perdagangan di malam hari. Berbagai barang dagangan atau jasa diperjualbelikan di sini. Pasar malam biasanya merupakan atraksi pariwisata penting di negara-negara sub-tropis dan tropis, ini berhubungan dengan suhu udara di malam hari yang tidak begitu dingin dibandingkan dengan wilayah beriklim dingin. Pasar malam sangat lazim terdapat di Hong Kong, Taiwan dan juga Asia Tenggara.

Sejarah Pasar Malam
Pasar malam (Hanzi: ??, pinyin: ye shi) sudah ada di zaman Dinasti Sui di Tiongkok kuno. Di zaman tersebut, penyelenggaraan pasar diatur secara ketat oleh kekaisaran. Pasar malam pertama tercatat di Chang'an, yang merupakan kota terbesar di zaman tersebut. Dari Chang'an, pasar malam kemudian meluas ke beberapa kota besar lainnya seperti Kaifeng, Luoyang dan Yangzhou. Sampai pada tahun 965 di zaman Dinasti Song, kekaisaran menghapuskan larangan berdagang setelah tengah malam. Di Kaifeng muncul pasar malam yang diadakan sampai pagi hari. Pasar malam seperti ini dikenal dengan istilah pasar hantu (??). Kebiasaan ini kemudian membudaya dan menyebar ke kota-kota lainnya di seluruh Tiongkok. 

Sunday, October 7, 2012

7 TIPS JITU MEMBELI SUVENIR WISATA


Mumpung Hari Minggu dan saya sempat Jalan-jalan ke Tempat Wisata dekat Rumah, banyak sekali Wisatawan dari Luar Daerah (Luar Pulau) dan Mancanegara yang menghabiskan Akhir Pekannya di Kota Sabang. Nah bagi para wisawatawan tentunya sebelum kembali kedaerah masing-masing akan mencari souvenir sebagai oleh oleh. Berikut tips jitu yang sempat saya CoPasBu (Copi dan Paste he he he Plus sedikit Bumbu ) dari travel.detik.com.
Bagai agenda wajib, membeli suvenir jadi kegiatan yang tidak boleh ditinggalkan saat traveling. Sayangnya, suvenir yang dibeli kadang cacat atau tidak asli buatan daerah tersebut. Agar tidak kecewa, ikuti 7 tips berikut. Dikumpulkan detikTravel, Selasa (2/10/2012) berikut adalah 7 tips membeli suvenir saat traveling:
  1. Beli barang khas daerah itu. Selain menjadi buah tangan, suvenir juga dibeli untuk mengenang dan sebagai tanda telah menjejakkan kaki di suatu daerah. Oleh karena itu, sebelum membeli sebaiknya Anda mencari tahu lebih dahulu suvenir apa yang khas di daerah tersebut.Sebagai contoh, saat Anda liburan ke kawasan Papua, carilah suvenir khasnya seperti koteka. Sedangkan saat liburan ke kawasan Flores, carilah suvenir berupa kain tenun ikatnya yang khas. Hindari pula membeli barang yang umum ditemukan di tempat lain, seperti gantungan kunci.
  2. Cari tahu kawasan belanja. Kawasan perbelanjaan di suatu destinasi kadang bukan cuma satu tempat saja, tapi terbagi di beberapa lokasi. Untuk mendapatkan suvenir dengan variasi yang lebih banyak dan harga yang lebih murah, tidak ada salahnya jika Anda mencari tahu kawasan-kawasan belanja yang ada di daerah tujuan.
  3. Mampirlah ke banyak toko. Jangan percaya pada satu toko yang Anda kunjungi. Biasanya, sebuah toko akan mengatakan barang yang dijual di tempatnya adalah yang paling murah. Sebaiknya, Anda juga masuk ke toko lain atau bahkan kawasan belanja lain agar mendapat perbandingan harga dan barang dari toko sebelumnya.
  4. Tentukan budget.Saat membeli suvenir kadang seorang turis tidak memperhitungkan berapa biaya yang dikeluarkan. Semua barang yang dianggap menarik bisa saja dibeli. Begitu sudah sampai di penginapan barulah ia sadar uangnya habis untuk membeli suvenir.Nah, untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda sudah memperhitungkan berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk membeli suvenir. Jangan sampai Anda kehabisan uang sebelum pulang ke daerah asal.
  5. Perhatikan kualitas barang. Saat membeli suvenir, jangan lupa untuk mencari tahu kualitas barang yang Anda incar. Biasanya, barang dengan kualitas baik tidak mudah rusak. Sebagai contoh, jika Anda membeli barang pecah belah seperti keramik, pilihlah keramik yang tebal. Jangan sungkan pula bertanya ke penjual barang mana yang memiliki kualitas baik. Keramik dengan kualitas baik tidak akan mudah pecah dengan warna yang lebih tahan lama. Selain itu, perhatikan juga barang yang Anda beli ada kecacatan atau tidak. Belilah barang yang memiliki bentuk sempurna tanpa cacat yang bisa merusak bentuknya.
  6. Teliti sebelum membeli.Nah, ini dia yang tak kalah penting diperhatikan saat Anda membeli suvenir. Telitilah sebelum membeli, perhatikan tempat pembuatan suvenir. Terkadang, cinderamata suatu daerah justru dibuat oleh daerah lain, atau bahkan negara lain. Ini tentu mengurangi makna suvenir yang niat awalnya sebagai kenang-kenangan dari suatu destinasi. Oleh karena itu, belilah suvenir yang dibuat asli di daerah tersebut.
  7. Untuk makanan, perhatikan tanggal kadaluarsa. Buah tangan kadang tak harus berupa barang pajangan, bisa juga berupa makanan. Khusus oleh-oleh seperti ini, Anda harus memperhatikan tanggal kadaluarsanya. Jangan sampai makanan yang dibeli sudah dekat tanggal kadaluarsa atau bahkan sudah lewat. Ini bisa bahaya untuk kesehatan.

Monday, September 24, 2012

SABANG : KM NOL INDONESIA PALING BARAT

Meski sebenarnya Pulau Terluar Paling Barat Indonesia bukanlah Pulau Weh (Kota Sabang) namun sebuah pulau karang kecil yang terletak disebelah Barat Pulau Breuh. Namun Tugu KM Nol Indonesia secara Resmi ditancapkan di Kota Sabang
Tugu Nol Kilometer RI atau biasa disebut Monumen Kilometer Nol merupakan sebuah penanda geografis yang unik di Indonesia. Hal ini berkaitan perannya sebagai simbol perekat Nusantara dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua. Tugu ini bukan saja menjadi penanda ujung terjauh bagian barat di Indonesia tetapi juga menjadi objek wisata sejarah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Lokasi tugu ini terletak di areal Hutan Wisata Sabang tepatnya di Desa Iboih Ujong Ba�u, Kecamatan Sukakarya, sekitar 5 km dari Pantai Iboih. Letaknya di sebelah barat kota Sabang sekitar 29 kilometer atau memakan waktu sekitar 40 menit berkendara.
Tugu adalah simbol pengenang dimana arti pentingnya justru sering kali terlupakan dan bahkan diremehkan dengan cara tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, selayaknya warga negara yang baik turut menjaga keberadaannya dengan tidak melakukan aksi vandalisme seperti mencorat-coret fasilitas atau pun merusak fasilitasnya.
Tugu kilometer Nol adalah sebuah bangunan setinggi 22,5 meter dengan bentuk lingkaran berjeruji. Bagian tugu dicat putih dan bagian atas lingkaran menyempit seperti mata bor. Puncak tugu ini terdapat patung burung Garuda menggenggam angka nol dilengkapi prasasti marmer hitam yang menunjukkan posisi geografisnya. Di lantai pertama monumen terdapat sebuah pilar bulat dan terdapat prasasti peresmian tugu yang ditandatangani Wakil Presiden Try Sutrisno, pada 9 September 1997. Di lantai kedua terdapat sebuah beton bersegi empat dimana tertempel dua prasasti yaitu prasasti pertama ditandatangani Menteri Riset dan Teknologi/Ketua BPP Teknologi BJ. Habibie, pada 24 September 1997.
Dalam prasasti itu bertuliskan penetapan posisi geografis KM-0 Indonesia tersebut diukur pakar BPP Teknologi dengan menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). Prasati kedua menjelaskan posisi geografis tempat ini yaitu 05 54" 21,99 Lintang Utara - 95 12" 59,02" Bujur Timur. Data teknis berdirinya tugu ini tertoreh di atas lempeng batu granit yang menyebutkan �Posisi Geografis Kilometer 0 Indonesia, Sabang. Lintang: 05o 54� 21.42� LU. Bujur: 95o 13� 00.50� BT. Tinggi: 43.6 Meter (MSL). Posisi Geografis dalam Ellipsoid WGS 84�.
Dirangkum Dari Berbagai sumber khususnya dari www.indonesia.travel :)

Saturday, May 19, 2012

MENGAPA SAATNYA LIBURAN SEKOLAH HARUS KE SABANG?

Salah satu hak dasar anak untuk tumbuh dan berkembang adalah dengan bermain, rekreasi, berwisata, dan bergembira, demikian kata psikolog anak sekaligus Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi.

Liburan Sekolah di depan mata. bagi anda dan keluarga yang telah menetukan pilihan liburan bagus!! Namun bagi yang belum silakan mempertimbangkan Sabang, Pulau Weh, yang terletak di ujung Barat Indonesia sebagai pilihan liburan sekolah, ada beberapa alasan kenapa harus berlibur ke Sabang, Pulau Weh.

Mari kita lihat alasan-alasan tersebut seperti dibawah ini.

SEGALANYA ADA

Apa jenis wisata yang anda cari? Wisata laut, gunung, Gunung Api, Air Panas, Air Terjur, Pantai, budaya, belanja souvenir, atau menikmati flora dan fauna? Semua ada di Sabang. Laut Sabang sudah tidak perlu diragukan lagi. Dunia bawah laut telah diakui dunia sebagai salah satu tempat menyelam terbaik di dunia.

RAMAH

Banyak orang mengatakan, orang Sabang sangat ramah kepada pendatang, iya, 100% benar pernyataan ini, karena warga Pulau Weh yang 37.000 jiwa mempunyai behavior yang kuat sebagai orang pulau yang ingin mempunyai sahabat di luar Sabang. Berkeliling Sabang dengan kendearaan rental roda dua adalah hal yang sangat menakjubkan, setiap jengkal Pulau Weh jangan pernah dilewatkan untuk dipotret, tidak perlu ragu untuk bertanya tempat-tempat favorit, hampir semua orang suka membantu, penolong akan merasa senang bila dapat membantu pendatang �we are happy if you are happy�.

AMAN

Hampir tidak ada kota lain di Indonesia ini se-aman Kota Sabang, jangan heran bila anda sedang berjalan-jalan di pusat kota, anda akan menemukan kendaraan roda dua dengan helm tergantung bebas bersama kunci yang menempel di starter, hasil data statistik dari Polres Sabang tahun 2011 tingkat pencurian 0 %, sungguh luar biasa!!

TEMPAT YANG PALING INDAH MELIHAT SUN RISE DAN SUNSET

Bagi anda yang ingin menatap matahari terbit, silakan menunggu di bagian timur Sabang, kami merekomendasi lokasi terbaik untuk melihat Sun Rise di Benteng Anoi Itam, lokasi yang tinggi dengan pemandangan alam yang sangat indah, dulu dipakai Jepang untuk mengintai musuh, sekarang menikmati indahnya matahari terbit yang membuat air laut berubah menjadi butiran kristal, sedangkan untuk Sun Set, tempat terbaik di Lokasi Paradiso-Sabang Fair.

KM NOL INDONESIA

Hanya Sabang yang mempunyai �The Monument of Kilometer Zero of The Indonesia�, bentuknya seperti silinder dengan ketinggian 22,5 meter serta berdiameter 15 meter, yang terletak diposisi 05 54�21,99 Lintang Utara serta 95 12�59,02� Lintang Timur. Lokasi ini yang menunjukkan bahwa Indonesia dimulai dari sini.

KULINER KHAS

Semua yang halal dan enak ada disini, begitu kata pengunjung ketika ditanya komentarnya tentang Kulineri Sabang, Mie Jalak, Mie Sedap, Sate Gurita, Salak Kecil nan manis serta Rujak khas Sabang adalah makanan khas dan harus dicoba ketika ketika berada di Sabang, jangan lupa ketika kembali untuk membawa pulang oleh-oleh kue bakpia.

MEMPELAJARI SEJARAH

Pembentukan Pulau Sabang atau Pulau Weh masih misteri, versi asli orang Aceh bahwa Pulau Weh adalah sebuah pulau yang pindah (Weh) dari ujung Sumatra, membentuk pulau sendiri. Hal ini ada dua kemungkinan yaitu pertama karena adanya aktivitas gunung berapi di ujung pulau Sumatera ketika terjadi ledakan mengakibatkan terpisahnya Pulau Sumatera dengan Pulau Weh. Yang kedua akibat adanya fenomena alam (Vulkano dalam laut) sehingga terbentuk nya pulau weh. Ini ditandai dengan adanya Kulit kerang besar di puncak gunung Jaboi. Sejarah Kerajaan Aceh, Hindia Belanda, Jepang serta Zaman kemerdekaan juga menarik untuk dipelajari dan ditelusuri di Sabang.

OLAH RAGA

Bagi anda yang tidak ingin kesempatan olah raga terlewati ketika Berwisata, Sabang adalah destinasi yang paling cocok, sarana olah raga sangat lengkap dan dapat dipakai oleh pendatang jika ingin bergabung dengan penduduk setempat, bermain tenis, volley, bola kaki, badminton, tenis meja bahkan manjat tebing tersedia di seputaran Kota Sabang.

SUASANA INTERNATIONAL

Jangan heran bila anda berada di Sabang akan berpapasan dengan bule atau orang asing dari mancanegara sedang berbelanja di pasar sayur, atau jangan pula anda ternganga ketika mereka bisa berbicara Bahasa Aceh atau Indonesia dengan fasih, karena komunitas mereka sangat ramai di Sabang.

Sumber KLIKDISINI

Wednesday, November 16, 2011

Panorama Senja di Sabang Fair (Pantai Paradiso)

Foto dengan latar belakang jalan setapak disepanjang pinggir pantai di Sabang Fair (Pantai Paradiso).
foto lain di lokasi ini akan menyusul..... (cantik dan Layak dikunjungi)