Showing posts with label experience. Show all posts
Showing posts with label experience. Show all posts

Sunday, August 12, 2012

The End

I've been teaching the conversation class for almost 5 years. I still cannot believe that yesterday was the last time I had my two students completed all their program levels. They have finished the advanced class.

The best thing is to see how their language improve. That's priceless. The girls who used to be shy teenagers now has grown up to be two confident university students. Now I know exactly what teachers feel knowing how their students have accomplished big things. What my students have gotten maybe not that big and precious but to me it's something.

Surprisingly the brought gifts for me. Another bonus :) I thought the gifts were for their friends' birthday. I didn't know that they're for me. I myself planned to treat my students to eat out as my appreciation, apparently the schedule was not good, so I had to postpone. I've promised them i hope it'll turn out to be good.

A gift from Fifi
Fifi's favorite color is purple and she gave me a purple bedsheet.
I will always remember her and her purpl


From Ema
red tow
 




From Ema's mom
She gave me a huge gift with towel, praying equipment, and a tin of cookie

Monday, May 28, 2012

Ayo Berdonor!!!

Sebagai makhluk Tuhan yang diciptakan untuk membantu sesama kita sebisa mungkin memaksimalkan apa yang telah Tuhan berikan untuk membantu yang lain. Bantuan maca-macam kan sifatnya? Ada bantuan tenaga, uang, semangat, nasihat, dan lain-lain. Nah yang satu ini bantuan yang menurut saya keren, karena memadukan nyali dan keikhlasan he he.

Nyali? Ya, karena bantuan yang saya maksudkan adalah donor darah. Nah...Anda harus punya cukup nyali untuk berhadapan dengan jarum suntiknya. Tenang, tidaklah sakit ketika darah kita diambil, menurut saya begitu. Justru rasa sedikit sakit ketika jarum dilepas dari lipatan lengan ketika selesai berdonor.

Keikhlasan? Ya, darah adalah bagian penting dari dalam tubuh kita. Tahu sendiri kan jika darah mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh, nah dengan sifatnya yang penting itu kita masih mau berbagi..benar-benar butuh keikhlasan kan?

Semoga 3 paragraf awal di atas mendorong Anda untuk berdonor ya? Amin. Nah bagi Anda yang ingin berdonor dan lokasi tempat tinggal Anda di Surabaya, mari saya bentu mendapatkan gambaran tentang cara berdonor.
Berikut langkah-langkahnya:

  1. Silakan datang ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Surabaya di Jalan Embong Ploso no 7 - 15. Di manakah Jalan Embong Ploso itu? Gampang. Pasti Anda tahu Bambu Runcing kan? Nah tepat di bundaran Bambu Runcing lihatlah ke arah kiri, maka Anda akan menemukan jalan lebar dengan tugu jadul di depannya. Langsung saja berbelok ke jalan ini. Ada juga papan penanda UTD PMI yang cukup terlihat, walau tidak besar. Anda juga bisa mengikuti donor darah yang ada di mall (jika kebetulan ada)
  2. Langsung menuju pintu utama, di situ Anda jumpai deretan kursi penunggu. Jangan duduk di situ tapi segera  tengok sudut kiri dan kanan Anda tepat di sebelah pintu utama tadi. Di sana disediakan formulir untuk pendonor darah baru dan lama.
  3. Isi formulirnya. Untuk pendonor darah baru ambil dan isi yang berwarna biru. Isi semua data yang diminta termasuk pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda.
  4. JANGAN LUPA: Jangan mengkonsumsi obat apapun sebelum Anda berdonor, maksimal 3 hari sebelum berdonor Anda harus berhenti minum pil dan obat-obatan. Kondisi tubuh juga harus fit ya? Untuk saya pribadi saya selalu minum jus jambu untuk meningkatkan jumlah sel darah merah.
  5. Setelah semua data dalam formulir terisi letakkan lembaran tersebut di keranjang kecil yang diletakkan di loket.
  6. Duduk dan tunggu nama Anda dipanggil. 
  7. Setelah nama Anda dipanggil Anda akan ditanya apakah Anda pendonor baru. Kemudian Anda dipersilahkan menuju ruangan dengan pintu ehm..apa ya sebutannya pokoknya ruangan ini di sebelah loket pas. Timbang berat Anda di timbangan yang disediakan. Berat yang diperkenankan adalah minimal 46 kg.
  8. Petugas dari loket pertama akan memberikan Anda lembaran print out kecil dan form pendaftaran Anda. Letakkan lembaran ini di meja petugas di dekat timbangan. 
  9. Duduk dan tunggu nama Anda dipanggil. Ketika Anda dipanggil, Anda akan dites oleh petugas di meja kedua. Bukan tes tertulis tapi tes kadar Hb. Jika Anda wanita Anda akan ditanya apakah Anda sedang menstruasi atau sedang menyusui. Pastikan Anda tidak mengalami keduanya ya. Hb minimal adalah 12,5. Pertama kali saya mencoba berdonor Hb saya hanya 12,3 (kurang 0,2 pun tidak diperbolehkan). Petugas akan mengambvil sedikit sampel darah Anda. Sedikit tusukan kecil di ujung jari, don't worry be happy he he 
  10. Jika Anda gagal maka istirahatlan yang cukup, makan buah dan sayur selama 3 hari. Setelah itu datanglah kembali ke PMI.
  11. Jika anda lolos maka petugas akan menyerahkan form dan menuliskan Hb kita di print out tadi. Berkas ini Anda serahkan di loket awal. Anda akan segera dibuatkan kartu donor PMI. Selamat!!!
  12. Setelah mendapat kartu dan kertas print out Anda akan diarahkan ke bilik ( ada 2 bilik) tempat petugas (dokter kali ya?) memeriksa kesehatan Anda dan mengecek tekanan darah Anda.
  13. Setelah selesai maka Anda akan menuju ruang penyadapan (hiiiiii namanya gimana gitu ya?) Basuh dulu lengan Anda, khusunya lipatan lengan di wastafel yang disediakan.
  14. Setelah Anda keringkan silakan langsung menuju ruang penyadapan dengan kursi raksasa tempat Anda merebahkan diri.
  15. Anda akan ditanya petugas di lengan bagian mana darah Anda mau disadap. Untuk yang mengendarai kendaraan bermotor dan butuh lengan kanan maka minta saja di kiri. Karen mungkin lengan Anda terasa sedikit nyeri setelah donor. Untuk kasus saya petugas menyuruh saya "mengorbankan" lengan kanan karena saya pemula. Entah apa relevansinya. 
  16. Tidak usah takut di saat ini. Nikmati saja pengalamannya. Tentu saja terasa sakit ketika tertusuk jarum, tapi tidak seseram yang anda bayangkan kok. 
  17. Petugas akan memberikan Anda kupon yang nantinya ditukarkan dengan konsumsi.
  18. Setelah 15-40 menit, mungkin lebih jika darah Anda tidak cepat mengucur maka Anda bisa meninggalkan ruangan tersebut dan menuju ke ruang "rehat". Oh ya, ketika Anda menunggu lebih lama, karena darah yang terambil belum cukup tidak perlu khawatir. Tidak ada rasa aneh ketika darah disadap. Ingat saya benar-benar tidak ada rasanya. Rasa nyeri mungkin timbul ketika jarum diambil dari lipatan lengan.
  19. Setelah selesai duduk dulu. Bersantai, jangan buru-buru berdiri siapa tahu Anda pusing. Keluarlah dari ruangan tempat Anda mengambil konsumsi dan duduk di kursi tunggu. Coba buka kotak kuenya dan minum susu serta biskuit / roti yang Anda terima. Biasanya Anda lapar berat setelah donor.
  20. Selamat! Anda telah menjadi pahlawan baru bagi orang lain :D


Ini lembar print out yang saya maksud.
Di bagian bawah ada tulisan waktu selanjutnya Anda bisa mendonor lagi.

Parikan Competition - Surabaya Urban Culture Festival 2012

Parikan is short rhyming poem in Javanese. The poem is usually sang in a performance. It's like standing comedy. The poem is funny and entertaining. The material can be about anything. Sometimes it contains adult joke.

Parikan has become an icon in Surabaya culture. So the most famous community radio Suara Surabaya held a parikan competition to celebrate the city's 719th birthday. The competition was held online on the facebook page here.The theme is "Bangga Jadi Arek Suroboyo (Proud to be Surabayanese - Surabaya Youth).

I joined the competition when I heard from the radio about it. I made 4 lines which at first i thought it was one parikan - apparently that was 2 parikan. Each participant can send more than one parikan. But i just sent once. Then last Saturday someone from the radio called me and he said that I won the competition. I was one of the best 10 winners.

I was invited to come to the festival. So i came with my sister and then I tried to find the booth among thousands of people there. After i reached the booth, I asked the lady and she registered my name. She asked me to stay not too far away from the main stage. So i did stay and found a nice spot to sit and wait for the announcement.

A local artist called Cak Agus Kuprit opened the joke session for 20 minutes I guess. Then next we watched the short movie projected to the famous Majapahit Hotel's building. Next, the hosts announced the winner of Remo Dance make up competition. Each person won IDR 250,000 and a goodie bag. It was awesome. I thought i would also win the same prize since on the competition wall page the committee just mentioned that the best 10 will win a nice prize. And what I deserve to get for sending a rhyme? I thought some nice vouchers and money would be just great. But I was wrong. After the hosts called out all the 10 winners name, they invited us to go on stage (it was my first time standing in front of hundreds of people), and they said that all the winner will get a bike. What??????? Awwwwww Yihaaaaaaaaa

Well i saw bikes on the stage, but i thought they're for other competitions. I mean it was too good to be true, but hey...that's true. I won a bike!!!! Surprisingly the bike is exactly like what I've dreamed of. God really works with His own way. But it also proved me about the power of the dream. I kept dreaming of the bike and  I got it! Wow!!!

That's super amazing. Another problem was how to bring the bike home. The place is like 45 minutes driving. So it's impossible for me to ride the bike alone at 9 p.m. It will take 2 hours, hell no....So then I and my sister tried to get a taxi who wanted to load his car baggage with my bike. Thanks God we made it.
I thank God of what I got. It's really a miracle for me :)
And anyway here's my poem

Yuyu sabungkus dipulosoro, ayu bagus arek suroboyo
Werno-werni budhayane, arek suroboyo wani gayane


Joyoboyo akeh bemone, Arif ngelas nang omahe
Arek Suroboyo pancen oye, kreatif cerdas iku watake


Translation:
A pack of small crab is tortured, Surabaya youth are gorgeous
The culture is various, Surabaya youth are brave

There are many bemos in Joyoboyo, Arif is welding at his house
Surabaya youths are cool, creative and smart those are their character


And this is the bike I have won :)




Saturday, April 28, 2012

Donor - Telur

Bulan April ini waktunya saya ke PMI mendonor darah. Tepatnya tanggal berapa saya harus berkunjung untuk ketiga kalinya saya lupa, yang jelas di akhir bulan April.

Awalnya saya berencana pergi di hari Minggu karena saya punya waktu luang lebih banyak. Tetapi karena saya ingin berkonsentrasi pada tugas kuliah di hari Minggu maka sudah diputuskan semalam bahwa saya akan menuju markas PMI di Jalan Embong Ploso - Surabaya.

Ini bukan kunjunbgan pertama saya, tapi kunjungan ketiga. Seperti biasa saya mengisi formulir pendonor, menunggu antrian, menimbang badan, dan cek darah -> bagian maha penting. Di bagian ini maka kadar darah merah (hemoglobin)dalam tubuh akan diperiksa. Menurut situs PMI Surabaya Hb pendonor wanita minimal 12 dan untuk pria 12,5 tapi....dulu saya 12,3 ditolak. Sepertinya diambil batas atasnya. Dan selalu saya dag-dig-dug tiap screening di bagian ini. Seperti ikut ujian, lolos bisa donor gagal pulang lagi banyak istirahat, makan makanan bergizi dan berdoa he he he. Kebiasaan saya sih tiap mau donor saya selalu konsumsi jus jambu merah. Selalu berhasil :)

Hari ini Hb saya 13,2 Alhamdulillah..lolos. Setelah itu menuju ke bilik kecil dengan dokter yang mengukur tekanan darah. Setelah selesai dengan pertanyaan-pertanyaan standar seperti :"Apakah minum obat 3 hari terakhir? Apakah sedang menstruasi? Apakah sedang flu?" selesai ditanyakan maka mulailah proses penyadapan menghadang.

Cuci tangan dulu dengan sabun di daerah lipatan dalam tangan. Masuk ke ruang penyadapan...dan saya bertemu dengan petugas yang mengambil darah saya pertama kali. Hm... saya ga mau lagi deh sama si petugas itu. Mengapa?? Dua kali sudah dia kesuliutan menemukan vena saya sehingga setelah jarum tertancap darah tak mengucur jua..huaaaaaaaa

Pengalaman pertama sih masih saya maklumi. Karena dia susah menemukan vena saya, dia bertanya pada rekannya, kemudian dia mencoba dan gagal, temannya datang lagi jarum yang sudah tertusuk di lengan digoyang sedikit dan berhasil!! Tapi..hari ini peristiwa lebih memilukan :( Ketika jarum sudah tertusuk, dia berusaha menggoyang ke kiri, gagal, sedikit ke kanan gagal, sedikit ke mana lagi saya lupa gagal juga. Dengan jarum yang masih tertancap dia minta bantuan rekannya, yang mungkin lebih senior. Digoyanglah jarum yang menusuk lengan saya sedikit, gagal lagi, usaha kedua berhasil.

Entah karena saya terlalu capek atau karena hal lain darah saya tidak lancar mengucur. Saya diberikan bola karet untuk diremas-remas. Langsung terasa nyeri, kemeng dalam bahasa Jawa, di siku saya. Biasanya kurang dari 15 menit saya selesai donor. Pagi ini, hampir 25 menit saya meneteskan darah ke dalam kantong darah. Huaaaaaaa

Nah telurnya ada di bagian ini. Setelah mendonor selalu saya diberi 1 dus kue yang berisi telur asin, roti merk Tjwan Bo, vitamin penambah darah merk Corovit isi 10 kapsul, dan susu ultra coklat. Tidak seperti kali pertama donor yang setelahnya membuat saya sedikit pusing dan mual, kali ini saya tidak merasakan gangguang pasca donor yang berarti kecuali bekas tusukan jarum suntik yang sakit.

Nah sebelum saya menulis draft tulisan pada blog ini saya  tiba-tiba ingin makan telur asin. Saya bertanya-tanya, kenapa harus telur asin ya? Nah ini jawaban ilmiah mengapa telur asin bagus untuk penambah darah itu karena kalsiumnya tinggi, selain juga sebagai sumber protein. Silakan klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang telur asin.

Ayo berdonor dan nikmati enaknya telur asin setelah mendonor :)


Thursday, November 10, 2011

Blood Donor

It's not as scary as i thought. 

One of my resolution in upcoming 2011 was to donor my blood. It�s cool and pretty scary so I think it should be on my New Year resolution list. After months I�ve forgotten my goal until I had a chat with one of my student, she�s an active student who involves herself at the red cross. She deals with blood donor too in her school. Most important thing she has been an active blood donor for more almost a year.
I�ve heard from her that donor our blood is good. So then on the 16th October I went to the red cross donor unit, I was rejected. My blood hemoglobin was under the minimum requirement 12.5; mine was 12.3. Shoot! 0.02 and I couldn�t donor my blood? Well I was already nervous at that time. I plan to return the next week.  So as the previous visit I filled in the form, mine was blue � it�s for the new blood donor, blue is for the �official� donor. Next I went for a first medical check-up, to find out if I had enough blood to be sucked up by the machine later :P. At that time my HB was 13.4. I passed!! I passed the minimum requirement of 12.5
Then I went to a small room where I met a doctor to check my blood pressure and had a short interview about my medical background. Basically I was OK till she said that my blood pressure was quite high, 150. What the??? The normal one is 110 � 120 and I got what? I should have been dizzy if I reached that number. However I passed.  Then the officer at the registration room gave me my first ever donor card, with my name on it and my register number.

Officially a blood donor! Yeah!!
Then the time finally came. I went to the room where I could see many special chair was seated the donor. Before that I had to wash my hand till it reached my elbow. Dried it. Gave the white form and my new blood donor card to the officer and then she seated me on the chair. I tried to sit and then lay as relax as possible. Then a nurse came and brought all of her needle things stuff. I heard the metal clanging in a small metal box with her. She asked me to make a fist, then found my nerve, then stick a big point syringe and ouch..i could see my blood was running down through a plastic pipe. My blood!!! Finally.
After 10 � 15 min she pull it off from my hands, then the nurse gave me a box of bread with salted duck egg, and a small box of chocolate milk. They also gave me merchandise. I went home in a bigsmile. I did it!!! And next donor time is on 29 January 2012. Here I come!!!!!!