Showing posts with label TipsTrik. Show all posts
Showing posts with label TipsTrik. Show all posts

Wednesday, March 20, 2013

Cara Temukan Ide Brilian Saat Bekerja

img
Bekerja di bidang kreatif tentunya menuntut Anda untuk selalu memiliki ide yang segar dan brilian. Akan tetapi, terkadang Anda juga memiliki kendala untuk mendapatkannya. Namun jangan khawatir, situs Career Bliss memberikan beberapa cara yang membantu untuk mendapatkan inspirasi ide pada pekerjaan Anda. Yuk, simak di sini.

1. Brainstorm
Jika Anda bekerja secara tim, Anda bisa melakukan brainstorm terlebih dahulu untuk memulai sebuah proyek. Kumpulkan ide dan pendapat dari tim Anda. Dengan cara ini, Anda bisa menemukan ide brilian yang bisa diterapkan pada proyek tersebut.

2. Catat & Gambarkan
Catatlah berbagai macam ide yang ada di kepala Anda. Tak peduli ide tersebut penting atau tidak, Anda perlu menuliskannya di buku agenda kerja. Dengan cara seperti ini, Anda bisa memilah-milah kembali mana ide yang paling brilian untuk bisa dikembangkan. Anda juga bisa membuat sketsa atau menggambar apa yang ada dipikiran. Cara tersebut juga terkadang bisa membantu Anda lebih memahami ide.

3. Lakukan Hal yang Baru
Mencari ide yang segar dan brilian tak hanya bisa dilakukan dengan cara serius saja. Anda bisa menemukannya dengan cara santai juga. Mendengarkan musik misalnya, atau membaca buku yang tadinya tidak menarik minat Anda. Biasanya cara tersebut mampu membantu Anda menemukan ide yang berbeda dari biasanya.

4. Jangan Diam Saja
Saat merasa stuck dengan ide di kantor, jangan hanya diam saja. Anda bisa pergi ke luar kantor saat jam istirahat untuk sekadar menenangkan pikiran dan mencari udara segar. Cara ini bisa membantu Anda supaya lebih fokus, serta pikiran pun akan kembali fresh.

5. Kumpulkan Inspirasi
Memiliki buku agenda atau notes merupakan hal yang penting untuk Anda. Dengan benda tersebut, Anda bisa menampung atau mengumpulkan berbagai macam inspirasi yang ada. Saat sedang tak ada ide, Anda bisa kembali membuka-buka untuk menemukan inspirasi.

6. Rileks
Bos maupun karyawan juga hanya manusia biasa yang bisa lelah kapan saja. Jika Anda di kantor merasa sangat lelah, ambilah waktu istirahat sejenak dan rileks. Daripada memaksakan diri dan otak Anda untuk berpikir terus-menerus. Sebab, ketika Anda sudah mengambil waktu untuk beristirahat dan rileks, Anda bisa kembali berpikir secara jernih saat mulai bekerja kembali. (source:detik)

Tips Mendapatkan Pekerjaan yang Sesuai dengan Minat

img
Sebagian besar waktu dari hidup kita dihabiskan untuk bekerja. Bahagiakah Anda dengan pekerjaan yang dijalani sekarang? Jika merasa terpaksa dengan situasi pekerjaan saat ini, ada baiknya Anda berpikir ulang dan mencari pekerjaan baru sesuai passion. Tips yang dikutip dari she Knows ini dapat membantu Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat.

1. Temukan Ketertarikan
Mempertimbangkan untuk mengganti pekerjaan menyangkut hal seberapa besar gaji yang diterima. Terkadang, pekerjaan yang kita senangi tidak sesuai dengan penghasilan yang diterima. Namun, bila Anda mempunyai kesempatan untuk bekerja di bidang yang disukai dan sesuai dengan ketertarikan Anda, hal itu tidak lagi menjadi masalah. Sebab, Anda dapat bekerja secara lebih produktif dan bahagia.

2. Pertimbangkan Alasan
Sebelum memulai untuk mencari pekerjaan baru, pikirkan dengan baik mengapa Anda merasa tidak cocok dengan pekerjaan sekarang. Jika hal-hal yang menjadi ketidaknyamanan di luar dari pekerjaan itu sendiri, seperti atasan atau lingkungan pekerjaan, Anda dapat mencari posisi yang sama pada perusahaan lain. Akan tetapi, bila yang bermasalah adalah pekerjaan Anda sendiri, mungkin ini saat yang tepat bagi Anda untuk mencari kerjaan baru yang sesuai dengan minat.

3. Lakukan Tes Online
Bila Anda masih bingung akan pekerjaan apa yang akan dipilih nantinya, ikutilah tes online yang tersedia. Selain pekerjaan, Anda juga dapat menemukan masalah lain yang membuat Anda tidak nyaman dengan pekerjaan sekarang yang sedang dijalani.

4. Tingkatkan Keahlian
Tidak yakin dengan keahlian yang dimiliki? Anda dapat mengikuti pelatihan-pelatihan terkait yang disediakan. Dengan cara ini, Anda dapat meningkatkan kepercayaan diri dan meyakini keputusan Anda.

5. Sediakan Waktu
Sisakan waktu untuk mencoba melakukan ketertarikan yang Anda miliki. Mempraktekkannya pada waktu luang, akan memberi Anda pandangan yang jelas bila nantinya Anda memilih langkah ini.

6. Jangan Terburu-buru
Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu seperti sekarang ini, hidup tanpa pekerjaan menambah berat beban hidup. Lakukan secara bertahap sehingga Anda tidak kehilangan penghasilan sampai Anda menemukan pekerjaan yang tepat.(source:detik)

Lakukan 5 Hal Ini Agar Bekerja Jadi Lebih Seru


img
Bekerja di kantor terlalu serius, terkadang membuat karyawan menjadi stres. Padahal, mood yang kacau dan stres justru bisa menghambat karir. Apakah Anda juga sering mengalaminya? Agar bisa bekerja jadi lebih seru dan menyenangkan, sebaiknya lakukan lima hal ini, seperti dirangkum dari situs HubPages.

1. Bercanda dengan Rekan Lainnya
Suasana kantor yang terlalu sunyi hanya akan membuat Anda bete di kantor. Agar suasana lebih menyenangkan, Anda bisa mengajak rekan kerja untuk sekadar berbagi cerita lucu dan saling bercanda. Namun, pastikan bahwa tindakan ini tidak membuat rekan Anda terganggu. Untuk alternatif lainnya, bisa dengan menonton video humor ketika jam istirahat. Suasana yang menyenangkan seperti ini akan menghindari stres.

2. Hindari Lembur
Bekerja dengan giat tentunya merupakan hal yang baik. Namun pastikan bahwa Anda jangan sampai terlalu gila kerja dengan sering lembur di kantor. Bekerja dengan waktu yang panjang, membuat karyawan menjadi bosan dan jenuh. Jadi sebaiknya hindarilah lembur agar suasana hati keesokan paginya lebih menyenangkan untuk kembali beraktivitas di aktor.

3. Istirahat Sejenak
Melakukan istirahat sejenak dengan minum kopi atau teh dan sekadar jalan-jalan di area kantor, bisa membantu mengembalikan semangat kerja Anda. Mengambil waktu tidur selama 10 menit untuk beristirahat juga bisa membantu membuat mood menjadi lebih baik.

4. Berpikir Positif
Pikiran negatif hanya akan membuat mood Anda menjadi buruk. Jadi akan lebih baik bila Anda selalu berpikir positif, sehingga kerja pun menjadi semakin enjoy. Pikirkanlah pula hal-hal yang seru agar suasana hati Anda menyenangkan.

5. Hal yang Baru
Rutinitas bekerja yang hanya itu-itu saja tentunya membuat Anda merasa bosan. Oleh karena itu, tak ada salahnya bila Anda mencoba sesuatu yang baru agar bekerja bisa menjadi lebih seru. Dengan adanya rutinitas yang berbeda dari biasanya ini maka suasana pun akan lebih fresh.(source:wolipop)

Saturday, March 16, 2013

3 Hal Yang Perlu Dihindari Dalam Wawancara

Wawancara merupakan hal yang banyak digunakan oleh para assesor untuk melihat seberapa bagus calon karyawan yang akan bekerja di perusahaan. Di sesi wawancara ini, biasanya penulis menemukan tiga hal yang membuat para calon karyawan dinilai negatif oleh sang assesor. 

Ketiga hal tersebut adalah:










1. Terlalu merendah. Zaman sudah berubah, tidak boleh terlalu merendah. Kita harus punya sesuatu untuk �dijual�. Jika anda merasa pintar dalam berbahasa, katakan saja �saya mahir berbagai bahasa� dan jangan mengatakan �saya sedikit banyak bisa berbagai bahasa�. Angkatlah �nilai jual� anda.
2. Terlalu sombong/meremehkan. Jangan sampai terjebak dengan penampilan luar pewawancara, hal ini kadang merupakan �kesengajaan� dari si pewawancara itu sendiri. Hal itu biasa penulis lakukan untuk menilai apakah calon karyawan memiliki rasa respek terhadap orang lain.
3. Tidak memiliki tujuan hidup / hanya berorientasi pada uang. Secara pribadi penulis sangat tidak menyukai jika mendapat jawaban (eksplisit atau tidak) bahwa tujuan mereka hanya untuk uang saja, tidak ada yang lain. Ketidaksukaan penulis adalah, jika orang seperti itu masuk dalam pekerjaan yang berada pada comfort zone maka kinerja mereka tidak akan bagus. Need of Achivement-nya rendah.(source:lifehacks)

Friday, March 15, 2013

Panduan Memilih Jurusan Kuliah



info-utama.blogspot.com-Kesalahan pada saat memilih bidang yang akan anda dalami selama masa kuliah akan membawa anda menjadi mahasiswa abadi yang jauh dari kata wisuda. Jangan sampai anda mengecewakan orang tua anda hanya karena anda tidak mengetahui bidang apa yang anda kuasai dan ingin anda tekuni secara serius.

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menemukan jurusan yang paling sesuai dengan bakat dan minat anda. Sehingga nantinya anda tidak akan menyesali keputusan anda untuk masuk ke bidang tersebut. Berikut ini beberapa pertanyaan yang harus anda jawab untuk mengetahui bakan dan minat anda:

  • Apa yang anda suka? Jawaban dari pertanyaan ini akan membawa anda mengetahui dan mengenali hal-hal yang anda sukai. Dengan mengetahui kelebihan anda di suatu bidang, maka anda akan mempunyai alasan untuk menolak permintaan siapapun terutama orang tua saat mereka menginginkan anda untuk mengambil jurusan yang tidak anda sukai. Sebaiknya saat anda mengambil keputusan, bicaralah dengan hati kecil dan pilih yang akan membuat anda bersemangat.
  • Apa bidang yang anda kuasai? Untuk menngetahui bidang yang kita kuasai, ada baiknya anda bertanya dan mendengarkan pendapat orang yang ada disekitar anda saat melihat hasil kerja anda. Misalnya, anda selalu mendapat pujian saat anda bernyanyi atau semua orang disekitar anda menyukai masakan anda. Dari sana, anda dapat menyimpulkan apa bidang yang ingin anda perdalam.
  • Apa cita-cita anda? Pikirkan lagi dengan serius apa cita-cita anda, apakah anda ingin menjadi dokter, guru atau malah pengacara? Kemudian bila anda sudah mengetahui cita-cita anda, sebaiknya anda membandingkan antara profesi yang anda inginkan dengan kemampuan anda dibidang itu. Misalnya ada ingin menjadi marketing, dan sekarang anda sudah memiliki online shop yang cukup laris, ada baiknya anda meneruskan kuliah di jurusan ekonomi.
  • Ketrampilan apa yang anda ingin pelajari? Dari awal, anda harus mengetahui dengan jelas, ketrampilan apa yang harus anda kuasai untuk melakukan suatu profesi yang nanti anda inginkan. Contohnya, bila anda menyukai masak memasak, anda akan mendapat setiap detail cara memasak berbagai macam kue saat anda meneruskan kuliah di culinary school.
  • Faktor-faktor yang dipertimbangkan Seperti yang sudah anda ketahui, banyak mahasiswa yang memilih jurusan karena terpengaruh keluarga, keuangan atau malah budaya dari lingkungannya. Oleh sebab itu, saat anda menentukan jurusan yang ingin anda ambil di universitas, ingatlah faktor kekuatan eksternal yang akan mempengaruhi kehidupan anda selama belajar di kampus dari berbagai sisi. Hal ini sangat perlu diperhatikan karena menemukan jurusan yang tepat akan memberikan keseimbangan bagi impian dalam diri anda. Tidak hanya itu, dukungan dari keluarka anda akan membuat situasi yang lebih mendukung proses belajar anda di universitas.
  • Pertimbangkan masa depan Tujuan kuliah sebanarnya adalah untuk mewujudkan mimpi masa depan. Jurusan pilihan kamu harus sesuai dengan impian kamu. Jika kamu ingin menjadi guru, maka pilihlah jurusan tentang keguruan, jangan memilih jurusan kesehatan. Memilih jurusan yang peluang kedepannya bagus adalah pilihan yang tepat. sebab ada beberapa jurusan yang tidak memiliki prospek kedepan yang baik.Itulah beberapa tips dan cara memilih jurusan yang tepat di universitas. Ingat sekali lagi pilihan menetukan masa depanmu. Jadi jangan salah pilih.
Berikut saya jabarkan contoh Fakultas yang disertai jurusan studi di universitas :

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) terdiri dari 5 jurusan, yang semuanya (kecuali biologi) telah memiliki program pascasarjana
  • Fisika
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Master (S2)
    • Program Doktor (S3)
  • Matematika
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Master (S2)
  • Statistika
    • Program Diploma (D3)
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Master (S2)
    • Program Doktor (S3)
  • Kimia
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Master (S2)
  • Biologi
    • Program Sarjana (S1)

Fakultas Teknologi Industri (FTI)

Fakultas Teknologi Industri sebagai fakultas terbesar di ITS yang meliputi 6 jurusan dengan luas total bangunan 27.160 m2 dari total 188 hektare luas kampus, didukung oleh 321 orang Tenaga Akademik dan 196 Tenaga Kependidikan, dengan jumlah mahasiswa sebanyak 6.161 (Bulan Oktober 2007) yang tersebar dalam 18 Program Studi yang terdiri dari :
  • Teknik Mesin
    • Program Diploma III (D3)
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Magister (S2)
    • Program Doktoral (S3)
  • Teknik Elektro
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Magister (S2)
    • Program Doktoral (S3)
    • Program DIII Computer Control
  • Teknik Kimia
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Magister (S2)
    • Program Doktoral (S3)
    • Program Diploma III (D3)
  • Teknik Fisika
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Magister (S2)
    • Program DIII Teknik Instrumentasi
  • Teknik Industri
    • Program Sarjana (S1)
    • Program Magister (S2)
  • Teknik Material & Metalurgi
    • Program Sarjana (S1)

Universitas Gadjah Mada

Fakultas

Berikut ini adalah fakultas-fakultas dan jurusan-jurusan yang ada di UGM. Jurusan adalah level terendah dari struktur organisasi. Di bawah jurusan, terdapat program-program studi dalam berbagai jenjang.
  • Fakultas Biologi
  • Fakultas Ekonomika dan Bisnis
    • Jurusan Ilmu Ekonomi
    • Jurusan Manajemen
    • Jurusan Akuntansi
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Filsafat
  • Fakultas Geografi
    • Jurusan Geografi dan Ilmu Lingkungan
    • Jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh
    • Jurusan Pembangunan Wilayah
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Ilmu Budaya
    • Jurusan Pariwisata
    • Jurusan Antropologi
    • Jurusan Arkeologi
    • Jurusan Sastra Asia Barat
    • Jurusan Ilmu Sejarah
    • Jurusan Sastra Indonesia
    • Jurusan Sastra Inggris
    • Jurusan Sastra Jepang
    • Jurusan Bahasa Korea
    • Jurusan Sastra Nusantara
    • Jurusan Sastra Prancis
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    • Jurusan Politik dan Pemerintahan(sebelum tahun 2010 bernama Jurusan Ilmu Pemerintahan)
    • Jurusan Hubungan Internasional
    • Jurusan Manajemen & Kebijakan Publik (sebelum tahun 2010 bernama Jurusan Ilmu Administrasi Negara)
    • Jurusan Komunikasi
    • Jurusan Sosiologi
    • Jurusan Pembangunan Sosial & Kesejahteraan (sebelum tahun 2010 bernama Jurusan Sosiatri)
  • Fakultas Kedokteran
    • Jurusan Pendidikan Dokter
    • Jurusan Ilmu Keperawatan
    • Jurusan Gizi Kesehatan
  • Fakultas Kedokteran Gigi
  • Fakultas Kedokteran Hewan
  • Fakultas Kehutanan
    • Jurusan Manajemen Hutan
    • Jurusan Budidaya Hutan
    • Jurusan Teknologi Hasil Hutan
    • Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan
  • Fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
    • Jurusan Fisika
    • Jurusan Kimia [1]
    • Jurusan Matematika
    • Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika
  • Fakultas Pertanian
    • Jurusan Budidaya Pertanian
    • Jurusan Perlindungan Tanaman
    • Jurusan Tanah
    • Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian
    • Jurusan Mikrobiologi Pertanian
    • Jurusan Perikanan
  • Fakultas Peternakan
    • Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak
    • Jurusan Produksi Ternak
    • Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan
    • Jurusan Teknologi Hasil Ternak
  • Fakultas Psikologi
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Teknologi Pertanian
    • Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
    • Jurusan Teknik Pertanian
    • Jurusan Teknologi Industri Pertanian
  • Sekolah Vokasi
    • Komputer dan Sistem Informasi
    • Rekam Medis
    • Bidan Pendidik (D4)
    • Agroindustri
    • Pengelolaan Hutan
    • Kesehatan Hewan
    • Elektronika dan Instrumentasi
    • Teknik Elektro
    • Teknik Mesin
    • Teknik Sipil
    • Teknik Geomatika
    • Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh
    • Ekonomika Terapan
    • Akuntansi
    • Manajemen
    • Kearsipan
    • Hukum
    • Bahasa Mandarin
    • Bahasa Korea
    • Bahasa Jepang
    • Bahasa Inggris
    • Bahasa Perancis
    • Kepariwisataan


Setiap universitas memiliki fakultas dan yang berbeda-beda. Silahkan dicari di Google untuk mempelajari masing-masing jurusan-jurusan studi di universitas

GoodLuck !! 

Panduan Memilih Tempat Kuliah Dan Jurusan Yang Tepat


Untuk mendapatkan jaminan masa depan yang lebih baik, maka tidak cukup hanya lulus dan mendapatkan ijasah dari SMA atau jenjang sederajat lainnya. Survey dari lowongan pekerjaan yang ditawarkan ke masyarakat sebagian besar mensyaratkan lulusan Strata-1 ataupun minimal Diploma 3 dengan bidang keahlian yang lebih spesifik. Hal ini mendorong masyarakat untuk memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi baik perguruan tinggi dalam negeri maupun ke luar negeri.

Menentukan akan kuliah di perguruan tinggi yang mana dan jurusan yang tepat, bukanlah persoalan yang sepele. Sering karena ketiadaan informasi dan ketidaktahuan akan minat atau bakat yang dimiliki, menyebabkan penyesalan di kemudian hari, misalnya perguruan tinggi yang dipilih ternyata kualitasnya tidak sesuai harapan, tidak dapat mengikuti materi kuliah dengan baik karena tidak tertarik dibidang yang telah dipilih, tidak dapat menyelesaikan kuliah dengan baik ataupun di drop out/DO oleh perguruan tinggi tempat kuliah karena masa studi telah lewat atau indeks prestasi tidak mencapai standar yang telah ditetapkan. Maka dari itu pemilihan tempat kuliah dan jurusan yang tepat sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan.

Berikut disajikan beberapa tips dalam menentukan tempat kuliah dan jurusan yang tepat agar sukses karir di kemudian hari dapat tercapai :
  1. Kenali minat dan bakat yang dimiliki.
    Setiap orang adalah unik. Ini berarti minat dan bakat juga tidak sama antara satu orang dengan lainnya. Jangan karena teman dekat memilih satu perguruan tinggi dan jurusan tertentu maka anda ikut-ikutan memilih tempat yang sama kalau ternyata minat dan bakat berbeda. Jangan memilih bidang kedokteran kalau ternyata anda tidak memiliki minat dan bakat di bidang tersebut, namun bila anda ternyata lebih menyukai bidang applied technology terutama di bidang pengendalian dan perancangan sistem perusahaan termasuk akuntansi dan keuangan didalamnya maka sebaiknya anda memilih jurusan Komputerisasi Akuntansi. Intinya sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Mengembangkan minat dan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan ketertarikan yang kuat pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.


  2. Tentukan lokasi dimana akan kuliah dan Dana yang sudah dianggarkan.
    Penentuan lokasi kuliah juga harus menjadi perhatian. Tentukan lokasi kuliah di kota tempat tinggal atau ke luar kota. Lokasi tempat perguruan tinggi berada sebaiknya yang mudah diakses, tersedia sarana transportasi yang memadai dan bagi yang di luar kota juga tersedia tempat kost yang baik.

    Karena sebagian besar lulusan sekolah menengah atas belum memiliki penghasilan, maka pertimbangkan juga anggaran yang disediakan orang tua dan biaya kuliah dari perguruan tinggi yang dituju. Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya kuliah dan biaya hidup yang terjangkau. Jika dana yang ada masih belum mencukupi juga atau minat kuliah dan kemampuan ada namun dana tidak ada, maka carilah beasiswa, keringanan biaya kuliah, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan sampai masalah uang menjadi penghambat masa depan Anda.


  3. Kenali Perguruan Tinggi dan jurusan didalamnya.
    Setelah lokasi sudah ditentukan, maka langkah berikutnya adalah mengenali perguruan tinggi yang berada didalam lokasi tersebut. Pada umumnya struktur pendidikan tinggi terdiri dari 2 jalur pendidikan yaitu pendidikan akademik dan pendidikan profesional. Pendidikan akademik menghasilkan lulusan dengan gelar S1, S2, dan S3. Sedangkan Pendidikan jalur profesional menghasilkan lulusan yang memperoleh sebutan profesional melalui program diploma (D1, D2, D3, D4).  Tentukan jalur pendidikan mana yang akan ditempuh, hal ini tentunya tidak terlepas dari minat dan dana yang sudah disediakan.

    Selanjutnya, kenali visi dan misi dari perguruan tinggi tersebut, fasilitas yang disediakan, kualitas dari pengajar/dosen, dan jurusan yang ditawarkan di perguruan tinggi tersebut. Kumpulkan  informasi sebanyak-banyaknya sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih perguruan tinggi dan jurusan yang ditawarkan. Informasi yang dibutuhkan tersebut dapat diambil dari berbagai sumber, misalnya : website dari perguruan tinggi yang bersangkutan karena perguruan tinggi yang baik umumnya memiliki website yang lengkap dan komprehensif terkait informasi seputar perguruan tinggi tersebut,  mengikuti open house atau program-program lain yang ditawarkan perguruan tinggi untuk lebih mengenal perguruan tiggi yang bersangkutan, atau melalui orang di sekitar anda misalnya orang tua, saudara, guru, atau teman.

    Bagi yang telah menyadari minat dan bakat yang dimiliki, maka pelajari jurusan yang dapat mengarahkan anda menuju profesi atau bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bakat anda. Misalnya anda menginginkan menjadi seorang auditor di bidang sistem informasi perusahaan yang handal dan bermasa depan cerah, anda melihat bahwa tawaran-tawaran pekerjaan di bidang audit sistem informasi ini semakin tinggi dan semakin dibutuhkan, maka pelajari jurusan-jurusan didalam perguruan tinggi tersebut, yang mana yang menawarkan prospek yang mengarah ke bidang pekerjaan tersebut. Dengan memilih jurusan yang sesuai minimal langkah pertama menuju masa depan yang anda cita-citakan sudah dilakukan.


  4. Karir dan Pekerjaan
    Hal berikutnya yang harus dipertimbangkan dengan sangat matang dan serius adalah apakah setelah lulus nanti ada kepastian karir dan pekerjaan yang didapatkan. Pilih perguruan tinggi yang memang sudah terbukti menghasilkan lulusan yang siap terap dan memiliki jaringan kerjasama dengan industri sehingga memudahkan lulusan mencari pekerjaan. Lebih baik lagi bila perguruan tinggi tersebut memiliki wadah pengembangan karir untuk membantu menyalurkan lulusannya bekerja di industri yang sesuai. Jangan sampai anda terjebak di perguruan tinggi yang lulusannya ternyata sangat sulit mencari pekerjaan  atau menganggur tidak bekerja.
Pemilihan Tempat kuliah dan jurusan kuliah yang tepat sangat menentukan masa depan Anda. Selamat berjuang!(source:maujadiapa)

Thursday, March 14, 2013

Contoh Soal Psikotest Dan Cara Menjawab

Mendengar kata Psikotest biasanya kita akan mengerutkan dahi, terbayang sebuah test yang sangat menegangkan, melelahkan, memusingkan dan lain-lain yang membuat banyak orang menyerah dan akhirnya mengerjakan dengan asal-asalan alias yang penting terisi, perkara salah atau benar urusan belakangan.



Hal diatas mungkin tidak terjadi seandainya kita sudah mempunyai persiapan yang cukup dalam menghadai Soal Psikotest, apalagi kita tahu sebelumnya bahwa psikotest yang akan dilakukan tentang hal yang berkaitan dengan pekerjaan/ujian yang akan dilaksanakan pasca psikotest tersebut.

Secara garis besar Psikotest dibedakan menurut jenis test kepribadian yaitu :
  • Test kepribadian grafis adalah sebuah test yang menilai kepribadian seseorang berdasarkan gambar yang dibuatnya. Test kepribadian grafis meliputi : Test Wartegg, Test DAP (Draw A Person), Test Baum Tree dan Test HTP (House Tree Person).
  • Tes kepribadian kuesioner adalah sebuah tes yang menilai kepribadian seseorang berdasarkan jawaban-jawaban yang dipilihnya terhadap sejumlah pertanyaan yang diajukan (kuesioner).  Tes kepribadian kuesioner meliputi : Tes Efektifitas Diri, Tes Enneagram, Tes EPPS, Tes MBTI, Tes Ketelitian, Tes MAPP, Tes Koran Pauli, Tes Skala Kematangan (TSK), Tes Kerjasama dan Tes Potensi Sukses.
 Beberapa jenis Test dan tujuannya :
  • Test Kepribadian Baum (Tree Test) bertujuan menilai karakter dan kepribadian seseorang dengan cara menganalisa gambar pohon yang dibuat oleh peserta tes
  • Test Kepribadian DAP (Menggambar Orang) bertujuan menilai karakter dan kepribadian seseorang dengan cara menganalisa gambar orang yang dibuatoleh peserta test.
  • Test Kepribadian Efektifitas Diri bertujuan mengetahui seberapa efektif (cepat&tepat) seseorang itu dalam melaksanakan tugas dan dalam menyelesaikan berbagai situasi sulit.
  • Test Kepribadian Enneagram Personality bertujuan mengetahui tipe kepribadian seseorang yang dibagi menjadi 9 jenis tipe, dengan cara menyuguhkan sejumlah pertanyaan tertentu.
  • Test Kepribadian EPPS bertujuan mengetahui tipe-tipe motivasi, kebutuhan dan kesukaan pribadi seseorang dengan cara menyuguhkan sejumlah pertanyaan tertentu
  • Tes Kepribadian HTP (House Tree Person) bertujuan menilai karakter dan kepribadian seseorang dengan cara menganalisa gambar rumah, gambar pohon dan gambar orang yang dibuat oleh peserta test.
  • Test Kepribadian MBTI bertujuan mengetahui tipe kepribadian seseorang dalam lingkungannya dengan menyuguhkan sejumlah pertanyaan tertentu.
  • Test Kepribadian Ketelitian bertujuan mengukur tingkat kecermatan atau ketelitian seseorang dalam mengolah data yang berupa angka, kata, atau kombinasi keduanya.
  • Test Kepribadian MAPP bertujuan mengukur pilihan kesukaan seseorang dalam berbagai hal terutama yang berkaitan erat dengan pekerjaan atau dunia kerja profesional.
  • Tes Kepribadian Pauli Kraepplin bertujuan untuk mengukur karakter seseorang pada beberapa aspek tertentu, yaitu aspek keuletan (daya tahan), aspek kemauan atau kehendak individu, aspek emosi, aspek penyesuaian diri, dan aspek stabilitas diri dengan cara memintanya melakukan penghitungan angka-angka dalam deret yang panjang.
  • Test Kepribadian Skala Kematangan bertujuan mengukur tingkat kedewasaan (kematangan sikap) seseorang dalam bertindak terhadap situasi tertentu.
  • Test Kepribadian Teamwork Test atau test adalah tes yang bertujuan mengukur kemampuan seseorang untuk bekerja dalam sebuah tim yang solid untuk mencapai tujuan bersama. 
  • Tes Kepribadian Kecenderungan Sukses bertujuan mendeteksi kecenderungan seseorang untuk menjadi orang sukses berdasarkan faktor-faktor tertentu yang ada pada dirinya.
  • Tes Kepribadian WARTEGG bertujuan untuk mengeksplorasi (meneliti karakter kepribadian seseorang) terutama dalam hal emosi, imajinasi, dinamisme, kontrol dan reality function, yang dimiliki oleh seseorang berdasarkan 8 macam gambar yang dibuatnya.
Di pasaran banyak sekali buku yang membahas masalah psikotest ini, dan sudah menjadi keharusan pada tiap-tiap proses seleksi selalu dilakukan test potensi akademik.


Psikotest tidak hanya dilakukan untuk calon karyawan, tapi juga untuk calon mahasiswa bahkan di beberapa sekolah lanjutan atas juga sudah diberlakukan psikotest untuk hal-hal tertentu. 
Dengan latihan-latihan contoh soal psikotes, diharapkan bisa membantu banyak orang untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi.
Contoh soal psikotes dapat menjadi acuan utama untuk memprediksi soal yang akan muncul dan bagaimana harus menjawabnya.

Dalam mengerjakan soal psikotest kita harus percaya diri, karena rasa percaya diri dapat mendorong orang lebih rileks sehingga kesempatan untuk berbuat kesalahan yang tidak perlu dapat dihindari.
Apabila dalam mengerjakan soal psikotest dilakukan dengan terburu-buru dan dipenuhi kecemasan, pasti akan ada masalah nantinya.
Itulah mengapa sangat penting untuk tenang dan rileks saat menghadapi test seperti ini.
Selain rasa percaya diri dalam menyelesaikan soal psikotes juga sangat dibutuhkan kecermatan, ketelitian, ketepatan, serta efisiensi waktu. Usahakan untuk menyelesaikan tiap soal dalam waktu sekitar satu menit karena  waktu testnya memang terbatas.
Peserta jangan sekedar mengerjakan soal, tetapi harus memastikan soal-soal psikotest dapat dijawab dengan benar semaksimal mungkin karena biasanya ada standar nilai yang harus dilampaui jika ingin lulus dari test ini.
Berikut Contoh Soal Psikotest Dan Cara Menjawab
Contoh Soal Psikotes Kemampuan Verbal
Contoh soal psikotes bagian ini meliputi beberapa jenis. Ada test yang berhubungan dengan persamaan kata atau sinonim, lawan kata atau antonim, serta padanan hubungan kata atau analogi. Berikut penjelasannya secara singkat.

  •  Sinonim
Sinonim adalah dua kata yang pada dasarnya memiliki makna yang sama. Hanya saja, terdapat perbedaan bentuk luarnya.
Saat menghadapi soal sinonim, harus diperhatikan kata yang diuji dengan sebaik mungkin. Jangan sampai salah mengerti karena akan berdampak pada jawabannya.


 Contoh : Apa sinonim dari "ARISTOKRAT"?
Pilihan jawaban yang disediakan adalah:
Menteri, Hulubalang, Bangsawan, Rakyat Jelata, Raja


Kita harus mengetahui dulu arti dari kata "Aristokrat" sebelum memilih jawaban. Setelah yakin, silakan pilih. Jawaban yang tepat tentu saja "Bangsawan".
  

Contoh soal psikotes di buku-buku menunjukkan tidak hanya sinonim dalam bahasa Indonesia saja yang diujikan, kadangada juga bahasa asing.


 Contoh : Tentukan sinonim dari "ENMITY"!
Pilihan jawabannya adalah:
Permusuhan, Persahabatan, Tolok Ukur, Label, Abadi


Untuk menentukan jawaban dari contoh soal psikotes di atas, kembali pahami arti kata yang ditanyakan sehingga didapat jawaban: "Permusuhan".
 

  • Antonim
Antonim adalah dua kata atau lebih yang bermakna bertolak belakang atau saling berlawanan. Teknisnya sama saja dengan soal-soal sinonim.
Hanya saja, memang dibutuhkan ketelitian peserta tes agar tidak salah menjawab. Banyak mempelajari contoh soal psikotes akan sangat berguna.


 Contoh: SPORADIS
a. Parsial
b. Berubah
c. Sering
d. Konveksi
e. Hambatan

Temukan lebih dulu arti kata �Sporadis�. Ternyata, kata itu bermakna sesekali, sewaktu-waktu, kadang. Jawaban yang tepat tentu saja "Sering".|
  

  • Analogi
Dalam tes ini, peserta biasanya diminta untuk mencari padanan atau persamaan yang menghubungkan kata. Tes ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami makna yang tersirat dalam satu kata.
Banyak yang beranggapan kalau tes analogi ini cukup sulit meski sudah mempelajari contoh soal psikotes. Kunci untuk mengerjakan soal analogi ini adalah mempunyai daya nalar yang baik untuk mengetahui hubungan kata yang tepat.
Contoh soal psikotes berikut mungkin bisa dijadikan sebagai acuan.

 CINCIN : JARI
a. Burung : Terbang
b. Gelang : Tangan
c. Ons : Bobot
d. Emas : Logam
e. Sepatu : Aksesoris

Dari contoh soal psikotes di atas didapat simpulan bahwa jawaban yang tepat adalah Gelang : Tangan. Mengapa?

Perhatikan lagi soalnya, cincin dipakai di jari, sama artinya dengan gelang dipakai di tangan.
 

Soal Psikotes Kemampuan Matematika

Sesuai judulnya, sudah pasti bagian ini berisi soal-soal matematika mulai dari yang sederhana hingga yang cukup membuat kening berkerut.
Soal yang disajikan meliputi soal matematika dasar, tes aritmatika, tes perbandingan, serta tes barisan angka dan huruf.
Misalnya saja tes aritmatika. Tes ini disebut juga tes berhitung yang bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta untuk berhitung bilangan.
Peserta tes psikologi tentu saja harus menguasai penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, akar, serta perpangkatan. Dengan banyak berlatih mengerjakan contoh soal psikotes, tentu kita akan mengetahui polanya.
Matematika adalah ilmu pasti. Matematika sebenarnya sudah tertebak sejak awal.

Contoh soal psikotes aritmatika:


 24556 + 56781 � 34879 =
a. 46458
b. 47451
c. 50765
d. 45907
e. 34528

 Setelah menghitung dengan saksama, jawabannya tentu saja 46458.

Bagaimana dengan tes perbandingan? Contoh tes psikologi di buku sudah menjelaskan kalau tes perbandingan digunakan untuk menilai kemampuan peserta dalam membandingkan dua atau lebih kuantitas.
Perbandingan yang dimaksud dapat berupa perbandingan dua bilangan atau dua ukuran. Kemampuan peserta dalam mengatasi operasi hitung dan aljabar sangat diperlukan di sini.
Dengan demikian, peserta harus banyak berlatih. Latihan ini dilakukan agar benar-benar menguasai soal-soal yang akan dihadapi nanti.
Masih di bagian matematika, ada tes barisan angka dan huruf yang bisa dikerjakan dengan memperhatikan polanya. Dengan memperhatikan pola yang ada, menjadi lebih mudah bagi kita untuk menyelesaikan soal.
Sekali lagi, berlatih contoh soal psikotes sesering mungkin akan sangat membantu. Kita akan mengetahui dan hafal pola rumusan soal.

Contoh Soal Psikotes Logika Matematis

Logika matematis akan membahas tentang logika proposisi. Apa maksudnya? 
Maksudnya adalah sebuah kalimat deklaratif yang mempunyai tepat satu nilai kebenaran, entah itu benar atau salah. Peserta harus jeli memahami kalimat agar tidak salah menangkap makna yang ingin disampaikan.
Perhatikan contoh berikut ini.

Produksi teh kita tahun ini meningkat, tapi kualitasnya menurun.
a. Teh kita tidak laku
b. Teh terlalu mahal
c. Kualitas teh tahun lalu lebih baik
d. Kita akan menderita kerugian
e. Kita akan memenangkan persaingan di pasar global 

Jawaban yang paling tepat dari contoh di atas adalah c.

 

Tes psikologi biasanya dilengkapi dengan tes visualisasi spasial. Tujuan tes ini adalah sebagai alat pengukur kecerdasan spasial atau kecerdasan menganalisis ruang.

Pada umumnya, test ini terbagi menjadi :
test Pengelompokan gambar,
Kosntruksi bangun ruang,
Pencerminan, serta
Gambaran umum.

Di sini peserta harus benar-benar teliti dalam mengamati gambar. Jangan mudah terkecoh pada gambar yang sekilas tampak mirip padahal ternyata tidak sama. 

Demikian juga saat berhadapan dengan tes pencerminan dan rotasi serta konstruksi bangun ruang. Sementara, saat mengerjakan tes gambaran umum, peserta harus mampu melihat keterkaitan antara gambar yang ada. 
Dari penjelasan di atas semakin terlihat kalau calon peserta harus banyak berlatih mengerjakan contoh soal psikotesDengan demikian, peserta tidak akan gugup lagi ketika harus berhadapan dengan soal sesungguhnya.
Menghadapi psikotes tentu bukan perkara mudah. Butuh persiapan mental yang cukup matang selain latihan yang cukup. 
Dengan berlatih mengerjakan soal yang ada di buku, calon peserta menjadi lebih terbiasa dengan soal yang beragam. 
Jika latihan sudah cukup, biasanya akan berpengaruh kepada rasa percaya diri calon peserta.(source:infonews)