Monday, January 12, 2009

Pelurusan tentang Hacker yang Salah Kaprah !


info-utama.blogspot.com


Hacker adalah salah satu istilah atau julukan keahlian dibidang IT. Seringkali saya mendapat pertanyaan dan mendengar seputar perusakan/penyerangan system komputer/IT, dan masih banyak orang yang menganggap bahwa orang yang melakukan kegiatan perusakan/penyerangan system komputer/IT adalah "Hacker", disini terjadi Salah Kaprah Gak Karuan tentang definisi Hacker.

Intinya begini :
Hacker bukan perusak/penyerang system tetapi orang yang berusaha membangun system yang lebih baik, kuat dan berdaya guna tinggi untuk kehidupan manusia.

Cracker Orang yang merusak/menyerang system dan jelas menimbulkan kerugian.


silahkan baca juga beberapa potongan paragraf dibawah ini yang saya ambil dari romisatriawahono.net tentang "pelurusan Hacker yang salah kaprah"


Buku yang �tipis�, �instan� dan menggunakan judul �hacking� menjadi syarat baru penulisan buku-buku populer di Indonesia. Ini adalah permainan berbahaya dari para penerbit (yang diamini penulis) karena kerusakannya bisa sampai ke generasi muda kita. Membuat semakin kentalnya budaya bahwa ilmu pengetahuan bisa didapat dengan cara cepat, instan, bahkan cukup dengan modal buku setebal 20-50 halaman. Yang pasti hacker bukanlah craker, hacker membangun sesuatu sedangkan cracker merusaknya. Mari kita kupas tentang hakekat hacker dan hacking activities ini.

Sebagian besar literatur menyebut bahwa istilah dan budaya hacker pertama kali digunakan pada tahun 1961 ketika MIT mendapat kesempatan menikmati mesin PDP-1. Komputer pertama produksi DEC ini menjadi mainan favorit mahasiswa MIT khususnya yang tergabung di Tech Model Railroad Club. Mereka membuat alat-alat pemrograman, membuat banyak program, mengembangkan etika, jargon dan bahkan ngoprek PDP-1 sehingga menjadi mesin video-game generasi awal. Budaya inilah yang kemudian terkenal menjadi budaya hacker yang sebenarnya. Para hacker di Tech Model Railroad Club menjadi tim inti laboratorium penelitian Artificial Intelligence (AI) MIT yang menjadi pioneer dalam penelitian AI di dunia sampai saat ini.


Project ARPAnet yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika tak lepas dari campur tangan para hacker MIT ini. ARPAnet lah yang menyatukan budaya hacker dari berbagai �suku�, misalnya dari Standford University dan Carnegie Mellon University (CMU). Para hacker MIT bahkan akhirnya berhasil mengembangkan sistem operasi sendiri bernama ITS (Incompatible Time-Sharing System) yang legendaris, menggantikan TOPS-10 sistem operasi standard yang diproduksi oleh DEC untuk PDP-10. ITS awalnya dibangun dengan assembler, tapi kemudian diubah ke dalam bahasa LISP, bahasa pemrograman functional yang dekat dengan dunia Artificial Intelligence.


Kreasi lain dari para hacker MIT yang cukup legendaris adalah Emacs (karya Richard Stallman), editor favorit yang tetap dipakai oleh banyak programmer mesin unix sampai saat ini. Saya mengenal pertama kali Emacs ketika masuk kampus di Saitama University tahun 1995, saya gunakan untuk menulis semua laporan kuliah saya, membaca email, browsing web, membaca newsgroup dan bahkan Emacs jugalah yang saya gunakan untuk membangun IlmuKomputer.Com generasi awal. Selain hacker dari MIT, para hacker Stanford University dan CMU juga tidak mau kalah, mereka bahkan berhasil mengembangkan aplikasi bersekala besar berupa expert system dan robot industri.

Hacker dari Bell Labs bernama Ken Thomson yang dibantu oleh hacker lain bernama Dennis Ritchie dengan bahasa C-nya mengembangkan sistem operasi Unix. Kolaborasi Thomson dan Ritchie adalah kekuatan yang sangat fenomenal, karena mesin Unix dan bahasa C adalah formula manjur pengembangan sistem operasi Unix dari varian manapun sampai saat ini (BSD maupun System V dimana Linux termasuk didalamnya). Perlu dicatat juga bahwa pada tahun 1982, para hacker dari Stanford dan Berkeley yang dipimpin William (Bill) Joy mendirikan satu perusahaan bernama Sun Microsystem.


Era 1984 dimulainya berbagai episode cracking yang cepat terkenal karena diangkat oleh pers dan para jurnalis. Para jurnalis mulai keliru menyebut kejahatan komputer dan penyimpangannya sebagai sebuah �hacking activities� dimana pelakuknya disebut dengan hacker.


Hacker yang sebenarnya adalah seperti Richard Stallman yang berjuang dengan Free Software Foundation dan puluhan tahun bermimpi membangun sistem operasi bebas bernama HURD. Linux Torvald juga adalah seorang hacker sejati karena tetap komitmen dengan pengembangan kernel Linuxnya sampai sekarang. Kontributor dalam pengembangan Linux dan software open source lain juga adalah para hacker-hacker sejati.


Pelaku carding (penyalahgunaan kartu kredit), phreaking, dan defacing bukanlah hacker tapi mereka adalah cracker. Ungkapan legendaris dari Eric S Raymond dalam tulisan berjudul how to become a hacker, �hacker membangun banyak hal dan cracker merusaknya�. Hacker sejati adalah seorang programmer yang baik. Sesuatu yang sangat bodoh apabila ada orang atau kelompok yang mengklaim dirinya hacker tapi sama sekali tidak mengerti bagaimana membuat program. Sifat penting seorang hacker adalah senang berbagi, bukan berbagi tool exploit, tapi berbagi ilmu pengetahuan. Hacker sejati adalah seorang penulis yang mampu memahami dan menulis artikel dalam bahasa Ibu dan bahasa Inggris dengan baik. Hacker adalah seorang nerd yang memiliki sikap (attitude) dasar yang baik, yang mau menghormati orang lain, menghormati orang yang menolongnya, dan menghormati orang yang telah memberinya ilmu, sarana atau peluang.


Bukanlah sifat seorang hacker apabila diberi kepercayaan memegang administrasi di sebuah server malah memanfaatkannya untuk kegiatan cracking. Atau bahkan kemudian menyerang dan menghancurkan server dari dalam ditambahi dengan memberi ejekan kepada pemilik server yang telah memberinya kesempatan. Dengan terpaksa saya sampaikan, sayapun pernah mengalaminya. Selama ini saya selalu mendukung movement anak-anak muda di dunia maya, saya senang dengan semangat mereka. Ratusan komunitas saya beri domain dan hosting gratis sebagai reward perdjoeangan mereka karena mau sharing knowledge ke teman-teman lain di tanah air. Sayangnya ada cracker yang mengaku hacker (meski tidak memiliki attitude sebagai hacker) yang mempermainkan peluang ini. Setelah puas membuat satu dedicated server yang berisi ratusan situs komunitas lain di-shutdown perusahaan penyedia server karena kegiatan phreaking yang dia lakukan, masih sempatnya mengumpat saya dengan sebutan-sebutan yang tidak manusiawi. Apakah saya kapok? Tidak :) Saya akan tetap memberi kepercayaan, dukungan server dan domain gratis bagi aktifis-aktifis dunia maya.

Hacker bukanlah orang dengan nickname, screenname atau handlename yang lucu, konyol dan bodoh. Eric S Raymond menyebut bahwa menyembunyikan nama, sebenarnya hanyalah sebuah kenakalan, perilaku konyol yang menjadi ciri para cracker, warez d00dz dan para pecundang yang tidak berani bertanggungjawab atas perbuatannya. Hacker adalah sebuah reputasi, mereka bangga dengan pekerjaan yang dilakukan dan ingin pekerjaan itu diasosiasikan dengan nama mereka yang sebenarnya. Hacker tidaklah harus orang komputer, karena konsep hacking adalah para pembelajar sejati, orang yang penuh antusias terhadap pekerjaannya dan tidak pernah menyerah karena gagal. Dan para hacker bisa muncul di bidang elektronika, mesin, arsitektur, ekonomi, politik, dsb.


Meluruskan pemahaman masalah hacker adalah proyek penyelamatan generasi dan perbaikan bangsa. Dan ini bisa dimulai dengan memperbaiki kurikulum pendidikan kita sehingga mampu mendidik mahasiswa kita menjadi hacker sejati. Dan marilah kita bersama-sama berdjoeang supaya menjadi hacker yang bisa memberi manfaat dan yang bisa memperbaiki Republik ini dari keterpurukan.


Sunday, January 11, 2009

Virus Conficker !!- Generic Host Process (GHP) error

Virus Conficker !!- Generic Host Process (GHP) error


Silahkan baca juga bahasan ke 2 tentang Virus Conficker !!- Generic Host Process (GHP) error, klik Disini


Hati-hati kalau anda mendapatkan pesan Generic Host Process Error ... virus Conficker !!,
Virus yang berhasil menyebar dengan sukses bukan virus paling ganas atau paling rumit, melainkan virus yang paling populer. Dalam konteks penyebaran virus, virus akan menjadi populer jika ia mampu �membuat� dirinya diaktifkan di sebanyak mungkin komputer. Caranya adalah dengan mengeksploitasi celah keamanan, memanfaatkan kelemahan sistem yang ada dan terakhir yang menjadi keahlian pembuat virus lokal, rekayasa sosial.

Hal yang sama juga kita temui pada dua virus mancanegara yang sama-sama jagoan. Mengeksploitasi celah keamanan yang sama, codingnya sama-sama rumit dan dibuat dengan tingkat ketrampilan pemrograman tinggi, bahkan yang pertama diluncurkan lebih dahulu. Tetapi nyatanya virus pertama saat ini kalah populer dengan virus kedua, hanya karena ia tidak memanfaatkan penyebaran melalui jaringan lokal juga dan mengandalkan internet saja untuk menyebarkan dirinya. Kedua virus yang sedang wara wiri di internet saat ini adalah Gimmiv yang saat ini penyebarannya menurun dan dikalahkan oleh virus pendatang baru Conficker atau juga dikenal dengan nama Downadup. Kedua virus ini mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom.

Pada awalnya, patch RPC Dcom yang pertama di release pada bulan Agustus 2003 khusus untuk menghadapi serangan virus Lovsan atau lebih terkenal dengan nama Blaster. Patch RPC Dcom dengan kode MS03-039 awal tersedia di http://support.microsoft.com/kb/824146 dan secara efektif berhasil menghalau dan menghentikan virus Blaster. Dan ini rupanya bukan akhir cerita eksploitasi RPC Dcom karena pada April 2004 Microsoft kembali mengeluarkan patch MS04-012 http://www.microsoft.com/technet/security/bulletin/ms04-012.mspx karena ada beberapa spyware yang diketahui mengeksploitasi celah keamanan ini seperti W32/Rbot.AWJ. Hebatnya lagi, Rbot.AWJ rupanya tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan MS04-012 tetapi segambreng celah keamanan lain seperti MS04-011 (LSASS), MS03-007 (WebDav), MS04-011, CAN-2003-0719 (IIS5SSL), MS01-059 (UPNP), CAN-2003-1030 (Dameware Mini Remote Control), MS04-007 (ASN.1), MS05-039 (PNP). Setelah dua kali dieksploitasi, tahun 2008 ini celah keamanan RPC Dcom kembali di �oprek� dan dieksploitasi dengan cara lain sehingga Microsoft buru-buru mengeluarkan tambalan / patch MS08-067 http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx.

Seberapa parah celah keamanan RPC Dcom part III ini ?

Jika anda pemain game komputer, berbeda dengan film-film Hollywood yang umumnya sekuelnya kalah sukses dengan film pertamanya. Game komputer dengan seri makin tinggi pada umumnya makin canggih dan makin menarik perhatian gamer dan selalu berhasil mengalahkan game pertamanya. Contohnya adalah game Warcraft III yang jelas lebih bagus dari Warcraft I, atau Civilization IV yang tentu lebih menyenangkan dimainkan ketimbang Civilization I dst. Celakanya, celah keamanan RPC Dcom ini juga mengikuti jejak game komputer. Tidak seperti celah keamanan RPC Dcom awal, celah keamanan RPC Dcom part III ini bukan saja mampu mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2, tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008 juga rentan terhadap ancamana celah keamanan ini. Bahkan gilanya Windows 7 Pre Beta juga rentan terhadap eksploitasi celah keamanan RPC Dcom III ini.

Untuk detailnya silahkan lihat daftar OS-OS yang rentan terhadap serangan virus Conficker yang mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom III :

Operating System

Service Pack

Severity Rating

Windows 2000

SP 4

Critical

Windows XP - 32 bit

SP 3

Critical

Windows XP - 64 bit

SP 2

Critical

Windows Server 2003

SP 3

Critical

Windows Server 2003 - 64 bit

SP 2

Critical

Windows Vista

SP 1

Important

Windows Vista � 64 bit

SP 1

Important

Windows Server 2008 � 32 bit


Important

Windows Server 2008 � 32 bit


Important

Keterangan :

Severity Rating Critical artinya virus mampu menyebarkan dirinya secara otomatis tanpa dapat di cegah oleh pengguna komputer.

Severity Rating Important artinya ada persetujuan yang perlu diberikan user dengan mengklik sesuatu. Dalam Vista bentuknya adalah Pop up User Account Control.

Jika kita perhatikan, Windows Vista dan Windows Server 2008 relatif lebih aman terhadap eksploitasi celah keamanan RPC Dcom 3 ini dibandingkan Windows XP, Windows Server 2003 dan Windows 2000. Tetapi hal ini bukan menunjukkan bahwa Vista dan Server 2008 tidak dapat di eksploitasi. Yang membedakan �hanya� satu pop up yang pada Windows Vista dinamakan User Account Control (UAC). Seperti kita ketahui, mayoritas pengguna Windows yang awam akan cenderung mengklik tombol [Continue] [Ok] [Yes] [I Agree] dibandingkan [Cancel] [No] tanpa berpikir panjang. Apalagi jika Pop up UAC ini muncul terus menerus jika di klik [Cancel] dan mengganggu aktivitasnya, kemungkinan besar supaya Pop Up UAC tidak muncul lagi pengguna komputer pada akhirnya akan memilih mengklik [Continue] yang akan menjalankan virus ini di komputernya.

Ciri komputer / jaringan terserang Conficker

Jika mendadak komputer anda mendapatkan pesan Generic Host Process (GHP) Error dan setelah itu koneksi internet dari komputer tersebut mati, maka kemungkinan besar jaringan komputer anda sudah tercemar oleh Conficker. Penyebabnya bukanlah komputer yang menampilkan pesan GHP error tersebut, melainkan karena (minimal) salah satu komputer di jaringan anda sudah terinfeksi Conficker dan secara otomatis melakukan scanning ke jaringan lokal dan menyebarkan dirinya ke semua komputer yang rentan atau belum di patch MS 06-037.

Jika ada komputer yang berhasil di infeksi, maka Conficker akan melakukan beberapa rutin canggih yang membuat geleng-geleng kepala antara lain :

1. Melumpuhkan System Restore.

Conficker akan melumpuhkan System Restore dengan cara mereset �Restore Point� guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point. System Restore adalah fasilitas �Mesin Waktu� yang tersedia di beberapa OS Windows seperti ME, XP dan Vista yang berfungsi sebagai backup system OS dan dapat membantu mengembalikan setting komputer pada keadaan normal jika suatu saat terjadi kesalahan instal program yang tidak diingini ataupun karena terinfeksi virus.

2. Membuat HTTP Server.

Conficker akan membuka port random antara 1024 s/d 10.000 dan menjalankan fungsi sebagai web server (HTTP server) bagi jaringan lokal. Jika ada komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di patch, maka ia akan mencoba menyerang dan jka berhasil maka komputer korbannya akan mendownload ke HTTP server yang dibuat tadi untuk mendownload file virus dan menjalankannya. Selain itu, dalam aksinya ini Conficker menyebabkan matinya Internet connection Sharing.

3. Melakukan patch pada komputer korbannya.

Setelah berhasil menginfeksi komputer korbannya, Conficker akan melakukan patching pada komputer korbannya, jangan berterimakasih dulu kepada virus ini. Tujuannya melakukan patch adalah untuk mencegah infeksi ulang yang malahan akan mengakibatkan komputer tidak stabil sehingga tidak bisa mencari korban baru.

4. Download File untuk update dirinya.

Conficker meniru antivirus akan berusaha mendownload file (kemungkinan updatenya di masa depan) ke beberapa website yang telah disiapkan daftarnya (250 domain) dengan tujuan mempersulit vendor antivirus untuk memblok domain-domain update tersebut satu persatu. Domain-domain tersebut antara lain :

1) pdmqxeumc.info

2) fntkbzdcdpp.net

3) clhosan.biz

4) dynppafxww.biz

5) rnsnpgtql.org

6) ubuwka.biz

7) nbykxprbx.biz

8) lgjse.info

9) sqyjtz.biz

10) qrmbw.info

11) jlopa.net

12) pisaonnpht.info

13) zdimkl.org

14) jbaporuw.biz

15) tzjxlmwzwr.com

16) jlispc.org

17) xxzynv.com

18) obzueobl.org

19) tsmaeeil.info

20) mpqqqnp.com

21) cxqlmwgp.com

22) pdesl.com

23) wfgpaosz.org

24) bwssb.info

25) cupgw.biz

26) hdunbnus.org

27) pijtber.org

28) gcqnhcxkubp.com

29) dpdszcxxw.net

30) osbeaescr.biz

31) yeszvf.com

32) hhdecyyznvj.info

33) rncviqzt.info

34) yvwhkimeub.com

35) zhmpqdetg.net

36) ixdrqyfm.info

37) ohnviuwnuf.biz

38) hxbrrbnrdet.net

39) zbuqkgqoeg.info

40) mgroq.info

41) tagumbpqa.com

42) hfhlitaauh.com

43) mawsezpa.com

44) gbqxdo.com

45) ihkifipkob.com

46) lxlwjany.info

47) rmzchhf.info

48) ubtyckmg.com

49) hohwolepnvb.net

50) xmirfew.com

51) espvtm.net

52) wrmfc.com

53) pkxsngzrc.com

54) qfszswn.com

55) oepsmq.info

56) timpsb.com

57) saewkwhy.info

58) hdbvwlhmy.info

59) atffhfyr.info

60) ixukyfoyarg.com

61) nbgsq.info

62) yxgoqcg.biz

63) hfpmgvkimks.net

64) yezzqntd.org

65) obopljobg.org

66) lrfyqneanck.org

67) xdofi.com

68) gxxromkhtx.org

69) fpabgx.info

70) aihbjawqll.info

71) yxljmzxmbm.com

72) gxoli.com

73) uswsaki.info

74) rofuirvnkq.info

75) ybgxlz.com

76) ttbcb.info

77) nguxos.net

78) ybjmfmlzxf.org

79) esotw.net

80) edgvfinrbc.net

81) xegmskqvmxs.info

82) lxhru.biz

83) dcpaiqzc.biz

84) gxffs.net

85) djlwuayzv.net

86) sjymarcq.com

87) kuylneworqs.info

88) czkiptwai.info

89) nxekr.com

90) uxykdjpqp.org

91) andndjmts.com

92) rpvuyeiyo.biz

93) ynsprbyapcg.biz

94) mcngeewe.net

95) uxwtykgty.info

96) supwcqpn.org

97) esmgvh.info

98) buxbpcuhgks.biz

99) mmrqzxju.org

100) tfwiypsv.info

101) ijiwdbfe.net

102) vfpbzy.biz

103) qpvxbhgdc.biz

104) ywzpzbypmgq.net

105) zfvepki.net

106) qcdfklazpwb.com

107) bqbgqkx.org

108) mkpih.net

109) zzuluunbcl.org

110) glvnmc.net

111) mcmyhkzlf.org

112) vdovf.org

113) kdgypwbe.biz

114) fdkpw.info

115) tdgoyhpua.com

116) gyvdjzkd.info

117) oplqgkc.com

118) uolctymvtl.biz

119) vxfuyk.com

120) mxjoextn.com

121) cpoqvn.org

122) inanwchr.org

123) iwetmh.net

124) kmpzc.org

125) xkdvxketsn.net

126) sanpqayp.com

127) adnherho.com

128) ryjincwdq.com

129) hatveqxgn.info

130) zthmwctg.biz

131) bpbokixgrr.com

132) ecclfke.info

133) saywd.net

134) dzoibj.info

135) qcdkcghpyhj.net

136) gquvqirf.org

137) xewkvyi.com

138) mlpuconaddf.net

139) sbywqb.com

140) ppdtaqaa.net

141) qxynx.biz

142) sfgvicncwcs.net

143) muvlf.net

144) uxbxjt.biz

145) zuiwain.info

146) tuesiglpy.net

147) bfhfa.org

148) zcpzbmii.info

149) jebzcbsaljz.biz

150) ugtfcacq.org

151) ilmenn.org

152) rxnunynbalh.com

153) snmlvr.com

154) lidrjmqi.org

155) exrudww.com

156) dsfflhy.com

157) cubbrbh.biz

158) uwhfgofog.biz

159) jjsajvu.com

160) lqjrdrh.org

161) spvdkjdp.net

162) hojmuh.com

163) pwrkfyh.org

164) zmvpqfym.com

165) zlxkgdkj.com

166) owqwsmcc.biz

167) gtgyzcq.net

168) waxet.info

169) kuyinxdwg.net

170) kaiaw.info

171) tshttkma.info

172) wydpf.org

173) rwiqvdes.biz

174) sbekp.com

175) fcwak.net

176) lpqpev.info

177) sqrffrncfm.biz

178) hzfdvzal.org

179) hzxqfyuy.org

180) dwbxwdjvg.com

181) maiow.biz

182) xjvppmge.net

183) lnbslx.org

184) munrulnyoxr.com

185) slnzxx.biz

186) germtbzda.com

187) npxmlclpzop.net

188) neacdkow.com

189) jnuiamwb.biz

190) uflir.info

191) ahzvceeg.biz

192) byqibg.net

193) arrqczqj.com

194) zcatwgmi.biz

195) nelkzm.net

196) fbtbsshxtqc.com

197) nxdcbqyism.info

198) xfclsh.net

199) qazvsxhgloa.info

200) usimkdlizxu.org

201) hbdaaqpgj.biz

202) orvehkxvpo.biz

203) agiwjyx.biz

204) nelxfbw.biz

205) jwdqzdqsj.net

206) gdxsk.biz

207) qpcbthly.com

208) yefcelcnl.biz

209) namvkxkdxmm.info

210) aftzwhcjk.info

211) hlflxstgcs.net

212) yrhvlci.com

213) qxnwhtob.com

214) yopmwpnmzvg.net

215) utazsru.net

216) yiaswysd.net

217) hyrvvlt.org

218) zpodrkmqg.net

219) zgvylvrxsj.com

220) yvvnm.net

221) ciyqydagnbi.net

222) sijrllxplcf.org

223) kuffkactpj.biz

224) nwlovpsjku.biz

225) btuzcgytmg.biz

226) dczokqhd.net

227) toxckrmg.org

228) afshu.info

229) iybkspozz.biz

230) xfrxclyxj.com

231) yfaooxcwa.com

232) dvlzq.info

233) nkzwdb.org

234) aconklcn.net

235) hkefcack.info

236) ufefitds.org

237) ltkdit.biz

238) fsbeui.biz

239) skuwzlpa.info

240) bkidqwqd.com

241) ivscm.net

242) epefw.biz

243) ycvazaatojy.biz

244) klefutkoadt.biz

245) jospdiqg.info

246) bjamrxy.info

247) xxwurg.org

248) gqsaoheic.biz

249) zkfnpv.com

250) bkzdbmwqf.org

Langkah Pencegahan

Jika komputer anda menampilkan pesan adanya virus Conficker secara berulang-ulang meskipun sudah dibersihkan oleh antivirus anda, pertama-tama yakinkan bahwa virus tersebut tidak aktif di komputer anda. Caranya adalah dengan memutuskan hubungan komputer ke jaringan. Jika setelah hubungan ke jaringan diputuskan infeksi virus terhenti, maka artinya sumber virus bukan dari komputer anda melainkan dari �salah satu� komputer di jaringan. Karena itu anda harus mencari sumber penyebar conficker di jaringan sebelum mengkoneksikan komputer anda. Logikanya, semua komputer yang belum di patch RPC Dcom 3 dan terhubung ke jaringan dimana ada satu komputer saja yang terinfeksi virus conficker akan terinfeksi conficker dalam waktu singkat, kecuali komputer-komputer tersebut di lindungi oleh Firewall yang memproteksi port :

  • UDP Port 135, 137, 138 dan 445.
  • TCP Port 135, 139, 445 dan 593

Cara terbaik adalah melakukan pekerjaan rumah anda patch SEMUA komputer yang OSnya rentan terhadap celah keamanan RPC Dcom 3. Untuk mendapatkan detail patchnya silahkan download ke http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx


sumber:http://vaksin.com/2008/1208/conficker/conficker.htm