Thursday, May 10, 2012

A Messy Free Day

Yihaaa.. setelah berkutat dengan segala macam kesibukan, akhirnya aku punya waktu juga untuk sendiri. Berhubung aku berhasil menyelesaikan tugas kantor sebelum waktunya (pekerjaan yang seharusnya diselesaikan dalam 2 hari, berhasil aku selesaikan dalam waktu 1 hari), maka hari ini aku bisa bebas kabur dari kantor secara legal. Dan satu hari bebas ini kumanfaatkan sebaik-baiknya, karena kesempatan seperti ini sangat-sangat langka bagiku. 

Akhirnya kuputuskan untuk bersantai-santai saja, nongkrong di mall favoritku, sambil belajar. Deuuh.. tetep loh.. walaupun lagi santai, tapi tetap aja bawa buku. Sebenarnya bukan mau benar-benar belajar sih, tapi buat menenangkan hati saja, karena dua hari lagi aku harus ujian, walaupun bukunya belum tentu dibaca juga...hehe.. Okelah kalau begitu, selamat menyimak kegiatan �me time�ku yaaa..


Di perjalanan menuju mall...
Demi kenyamanan dan demi menyingkat waktu, aku sengaja menggunakan taksi menuju mall yang lokasinya di Bintaro itu. Sudah terbayang rencana indahku di sana nanti. Tapi ternyata kenyataan tak seindah bayanganku. Tak kusangka, di perjalanan terjadilah kekacauan. Dan kekacauan itu terjadi karena penyakit kronisku kumat lagi, yaitu penyakit suka nyasar. Penyebabnyapun masih sama seperti dulu, aku salah menyebutkan arah, tertukar antara arah kanan dan kiri. Alhasil aku malah terjebak kemacetan yang tak kunjung berakhir. Dan aku terpaksa turun dari taksi, jalan kaki untuk mencari tukang ojek. Apesnya lagi, ternyata pangkalan ojeknya masih jauh dari tempatku turun dari taksi. Duuuh.. panasnya.. jalan kaki di siang bolong yang terik ini. Padahal kalau nggak nyasar, seharusnya aku sudah ngadem di mall. It�s okay.. rencana �me time� ku tak boleh berantakan hanya karena sedikit kekacauan ini.


Di Gramedia...
Akhirnya dengan sedikit usaha lebih, aku berhasil sampai di mall. Mmm.. mau nongkrong di mana ya? Mending ke gramedia dulu, lihat-lihat buku. �Lihat-lihat aja ya, tak usah beli, karena saat ini aku belum punya waktu untuk membaca buku lain, selain buku kuliah� pikirku dalam hati. Lagi pula aku ke sini bukan untuk belanja kok. Tapi beberapa saat kemudian di gramedia... �Duuh..  tapi ada buku yang oke nih, sayang kalau tak dibeli, belum tentu besok-besok masih ada� kataku sambil nyomot buku berjudul Travelove. �Eh iya, kemarin Lita bilang pengen komik Miiko.. ya udah dibeli aja yang nomer 14� comot lagi. �Lah kalau Lita dibeliin, pasti Ariq ngiri juga� akhirnya kuambil satu buku lagi buat Ariq. �Eh, buku yang ini oke juga� comot lagi. Duuh.. dasar emak-emak, katanya cuma mau lihat-lihat, eh kok jadinya mborong gini. Uang ratusan ribu melayang deh, padahal lagi mau berhemat   -___- .


sebagian belanjaan
 Di warung makan...
Masih belum jam 12 siang, tapi aku sudah kelaparan. Sepertinya gara-gara jalan kaki plus kepanasan tadi. Daripada aku pingsan *lebay*, mending aku makan dulu, sambil nongkrong dan leyeh-leyeh seperti rencanaku semula. Sepertinya Warung Bebek Bali tempatnya bagus juga, nyaman, tenang, luas dan menunya cukup menggiurkan. Tapi lagi-lagi yang terjadi tidak sesuai prediksiku. Tempat yang tadinya tenang, tiba-tiba jadi hiruk pikuk karena ada rombongan emak-emak arisan yang jumlahnya puluhan. Haduuuh.. gimana bisa nongkrong dengan tenang, kalau berisik gini.. huhuuu.. Tapi aku coba menikmati. Sesekali aku mencuri dengar obrolan mereka, dan mengamat-amati penampilan mereka. Kadang aku jadi agak geli, maklumlah kalau emak-emak berkumpul, pastilah kehebohan yang terjadi.. hehe. Dan makin lama makin heboh, hingga aku tak tahan lagi dengan suasana yang berisik itu. Akhirnya setelah buru-buru menghabis menu bebek betutu yang porsinya kecil itu, aku pun bergegas meninggalkan keributan yang terjadi di sana. Gagal nongkrong deh.
Alih-alih mau nongkrong, aku malah berputar-putar di mall tak tentu arah. Hasilnya malah beli-beli macem-macem lagi. Duuuh.. Mending pulang sajalah sebelum lebih banyak uang kuhabiskan.


Di perjalanan menuju rumah...

Tak mau peristiwa nyasar terjadi lagi, aku memilih jasa tukang ojek yang sudah tahu arah ke rumahku, jadi aku bisa tenang di perjalanan. Namun,lagi-lagi ada saja peristiwa di luar rencana. Di perjalanan, ban belakang motor si tukang ojek tertusuk kawat yang tebal dan panjang. Dan kawat itu masih nyangkut di ban, dan membuat suara berisik yang sangat mengganggu. Akhirnya kami harus berkali-kali berhenti untuk mengecek kondisi motor, takut bocornya makin parah dan memaksaku turun di jalan. Tapi alhamdulillah, sampai juga aku di rumah, walaupun agak was-was di perjalanan.


Aaah.. �me time� yang tak terlalu sukses. Tapi tetap ku syukuri, setidaknya aku bisa bebas dari beban rutinitas sehari-hari, walaupun hanya sehari :).

No comments:

Post a Comment